Soal Pembakaran Rumah Warga Waris: Wakapolres Keerom Kumpulkan Warga Arminta Bantuan Ungkap Pelaku

oleh -403 views

Indotimnews– Terkait komplik dua warga di Papua, warga Saris dan oeaoknum warga Kampung Arso yang berkibat terjadinya pembakaran rumah warga di Waris, Wakapolres Keerom, Kompol Ridwan mengumpulkan warga dua kampung yang bertikai.

Arahan yang disampaikan oleh Wakapolres Keerom membahas permasalahan pembakaran rumah yang dilakukan masyarakat kampung Arso kota buntut dari kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia Marselinus Borotian.

” Kami dari aparat kepolisian mengharapkan bantuan dan dukungan dari masyarakat waris melalui Tokoh-tokoh yang hadir saat ini untuk mengungkapkan kasus tersebut di atas agar masalah tersebut tidak berkembang,” ucapnya, Kamis (23/11/17).

Penyampaian oleh masyarakat waris yang di wakili oleh Kepala Sukunya, Nerius May menyampaikan, masyarakat Waris yang tinggal di kampung Kwimi Arso kota tidak terlihat dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggalnya korban saat itu.

“Masyarakat waris meminta kepada masyarakat Arso kota membuat surat pelepasan tanah untuk masyarakat waris yang menjadi korban pembakaran, mulai dari rumah pertama sampai rumah terakhir yang dibakar sebagai ganti rugi,” jelasnya.

Ditegaskan, pihaknya tak akan berdamai apabila masyarakat Arso kota tidak memenuhi tuntutan masyarakat waris dan kami menyatakan akan perang suku.

“Kami meminta kepada aparat kepolisian untuk memproses pelaku – pelaku pembakaran rumah warga yang tinggal di kampung Kwimi Arso kota dan Kami meminta tolong dari pihak polres untuk memproses surat – surat penting yang terbakar,” pintanya.

Dari hasil diskusi disimpulkan, hasil pertemuan tersebut masyarakat Waris bersedia membuat laporan polisi terkait kasus pembakaran rumah setelah pertemuan ini selesai dan siap dipanggil aparat kepolisian untuk diperiksa sebagai saksi, aparat kepolisian juga sudah bisa masuk ke kompleks masyarakat waris yang mana sebelumnya masyarakat menolak kehadiran aparat kepolisian.

Masyarakat Waris telah sadar bahwa tindakan yang dilakukan dengan melarang aparat keamanan masuk ke areal masyarakat Waris tidak tepat, karena masyarakat susah untuk beraktivitas keluar serta dengan hadirnya aparat keamanan bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat untuk bisa beraktivitas seperti biasa.

Laporan: Own

loading...
loading...