Soal SID, Kordinator lapangan Program Geospasial ‘Tantang’ LSM LAKSUS

oleh -130 views

TAKALAR–Terkait kegitan Sistim Informasi Desa (SID) yang di danai oleh Anggaran Dana Desa tahun anggaran 2019 sebesar 29 juta di beberapa Desa, Kordinator lapangan Program Geospasial Sukirman Mapparenta menantang LSM LAKSUS untuk memberikan informasi kepublik terkait tudingannya yang mengatakan kegitan SID yang dinilainya markup, Sabtu (19/10/2019).

Aktivis Mahasiswa Sukirman Mapparenta mengatakan,bahwa Ansar selaku penggiat LSM LAKSUS sepertinya tidak mengetahui apa output kegiatan tersebut kemudian ia memyoroti begitu saja tanpa ada dasar yang ia miliki untuk menpermasalahkannya.

“Kalau pak ansar (LSM LAKSUS) menyampaikan bahwa kegitan tersebut marUp, maka Ansar seharusnya bisa menjelaskan dari segi mananya kegiatan tersebut dinilai markup?” Kata sukirman.

Sukirman menambahkan “saya tantang dia berikan informasi ke publik markup nya dimana? , di item mana? , Dia mengerti tidak pekerjaan tersebut ? Dia tahu tidak kalau pekerjaan tersebut butuh survey yang melibatkan beberapa ahli ?, butuh analisa berkali kali oleh ahli, butuh data spasial dan lain lain ?, Kalau tidak mengerti jangan asal ngomong”

Secara terpisah, Direktur Lembaga Anti Korupsi Sulawesi Selatan (LAKSUS) Muhammad Ansar yang dikonfirmasi lewat Whastaap terkait kegiatan Sistem Informasi Desa di kabupaten takalar yang dinilainya marup, di balas oleh orang lain dengan jawaban “Ketinggalanki hpnya lupa dibawa.” Hingga berita ini di naikkan, belum ada jawaban dari ansar sendiri.