Home / EKOBIS / Stadion Barombong ambruk: Sekprov Sulsel bantah ada indikasi korupsi

Stadion Barombong ambruk: Sekprov Sulsel bantah ada indikasi korupsi

Indotimnews– Amruknya Tribun Stadion Barombong (SB) yang sudah mengjabiskan uang negara Rp 330 miliar, yang diperbincangkan knalayak ramai, terindikasi berbau korupsi dalam pelaksanaan kwalitas perkerjaannya, dibantah Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel, Abdul Latief.

Dugaan adanya indikasi korupsi dalam insiden ambruknya tribun bagian selatan Stadion Barombong ini, diduga penyebabnya asal kerja (kwalitas) yang menyimpang dari standar (bestek) .

Selain dugaan itu, Abd Latif yang juga balon bupati Pinrang, di Pilkada serentak Juni 2018, mengaku, pemerintah Provensi Sulsel belum menemukan adanya kerugian negara dalam proyek tersebut.

“Saya yakin bila musibah ini murni bencana alam apalagi belakangan ini banyak bangunan yang roboh akibat angin kencang,” ucapnya.

Abd Latif malah mendukung dan mempersilakan semua pihak yang ingin memantau langsung proses pembangunan mega proyek Pemprov Sulsel yang telah menelan dana Rp 330 miliar itu adakan penelitian apa penyebab ambruknya SB tersebut.

“Karena belum ada kerugian negara, saya persilahkan, siapapun yang mau melihat silahkan, atau mengecek lokasinya silahkan saja. Kalau mau memantau silahkan, ” kata Latif, dan yakin ini bencana alam, kepada wartawan , ” Selasa (5/12) sore, tampa mengomentari turunnya tim Polda Sulsel mengecek ke lokasi stadion.

Ambruknya tribun bagian selatan stadion itu, sejumlah pihak memang turun langsung meninjau lokasi kejadian termasuk tim dari Polda Sulsel dan Mabes Polri.

Hal yang sama juga yang ditemukan anggota Komisi E DPRD Sulsel. Malah anggota Dewan mempersoalkan kualitas konstruksi Tribun Dtadion Barombong yang dianggap sangat buruk dan me yimpang dari klnstruksi .

“ Stadion Barombong belum digunakan tapi sudah ambruk. Kualitasnya perlu dipertanyakan,” kata Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Kadir Halid.

Penulis : Nasri Aboe/JOIN.

loading...