Home / Indotimnews / Surat Panggilan Polres Bulukumba Kasus Pencabulan Anak Salah Alamat, H. Sumatra bakal menggugat
H. Sumatta korban surat panggilan polisi salah alamat

Surat Panggilan Polres Bulukumba Kasus Pencabulan Anak Salah Alamat, H. Sumatra bakal menggugat

MAKASSAR– Saat mendapat surat panggilan pemeriksaan dari Polres Bulukumba, terkait kasus penvabulan, H. Sumatra (47), warga Turungan Beru, Kelurahan Bontokamase, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, Sulsel sontak kaget.

Pasalnya, bapak ini merasa tidak pernah terlibat pada kasus dugaan tindak pidana pencabulan dan persetubuhan anak di bawah umur, namun mendapat surat ppanggila dari Polres Bulukumba.

“Mengherankan, saya ini tak pernah melakukan hal tabuh seperti yang tertera di surat panggilan polisi tahqp dua ke kejaksaan dengan kasus pencabulan anak,” jelas H. Sumatera, pada awak media, Rabu (21/2/18).

Ia menyebut surat pemanggilan tersebut dibawakan oleh anggota polisi suami istri penyidik di Polres Bulukumba.

“Saya dibawakan surat panggilan oleh anggota polisi, katanya suami penyidik (Res Bulukumba) dan saya disuru datang besok,” tambahnya.

Pada surat panggilan tersebut, H Sumatra dilaporkan pada tanggal 25 Oktober 2017, dengan laporan polisi nomor LP/71/XI/2017. Surat panggilan dengan nomor S.Pg./II/2018/Reskrim diterima oleh Sumatra pada hari Minggu (18/2/2018) lalu.

“Saya tidak tahu siapa korbannya dan apa yang dituduhkan ke saya sama sekali tidak benar ,” tambahnya.

Sumatra mengaku bahwa surat pemanggilan sebagai tersangka Polres Bulukumba adalah salah satu bentuk pencemaran nama baik terhadap dirinya. Pasalnya H Sumatra merupakan keluarga besar di daerahnya.

“Ini merupakan pencemaran nama baik, saya malu dengan keluarga besar saya, apalagi saya tidak pernah lakukan hal itu, ” tambahnya.

Terpisah, Muhammad Adil selaku pengacara H Sumatra mengatakan akan mengajukan gugatan prapradilan atas kasus tersebut. Pihaknya menilai banyak kejanggalan dalam pemanggilan dugaan pencabulan yang langsung tahap dua tersebut kepada korban.

“Kami mensinyalir banyak kekeliruan dalam surat panggilan tersebut, termasuk penetapan tersangka. Kami tentunya akan melakukan upaya hukum prapradilan,” ungkap Adil saat dikonfirmasi liputan8.com, Rabu (21/2/2018).

Surat Panggilan Polres Bulukumba dipermasalahkan, soal pencabulan anak

Hingga berita ini dirilis, penyidik Sat Reskrim Polres Bulukumba yang dikonfirmasi belum memberikan jawaban.(*)

loading...