Home / Indotimnews / Tahan Ijazah Siswa, Kepsek se Makassar Diharap Jelaskan Ke Publik

Tahan Ijazah Siswa, Kepsek se Makassar Diharap Jelaskan Ke Publik

IMG_20140808_002045-1Makassar– Walikota Makassar, Danny Pomanto mewajibkan kepada seluruh kepala sekolah yang dituding menahan ijazah siwanya,perlu memberikan penjelasan sekaligus klarifikasi ke publik terkait masalah yang sebenarnya.

Akibatnya sejumlah kepala sekolah yang selama ini kerap di sebut menahan ijazah siswanya uring – uringan mencari wartawan untuk menjelaskan penyebabnya

“ Kemarin kami dipanggil pak wali untuk menjelaskan masalahnya,namun setelah itu Pak wali minta agar kita jumpa pers untuk menjelaskan kepada masyarakat “ ujar kepala sekolah SMA Negeri 18 Makassar, Rasimen kepada wartawan di pressroom Balaikota, Kamis ( 7/8 ).
Sebelumnya, salah satu media online di kota Makassar memuat surat aduan masyarakat terkait keluhan salah satu siswa yang mengaku di tahan ijazahnya karena tidak membayar uang komite.

“ Sebenarnya tidak ada penahanan Pak. Justru yang bersangkutan sudah mengambil ijazahnya pada hari senin lalu sebelum kami di panggil pak Wali. Hanya memang, ada aturan bahwa semua siswa harus mengembalikan buku – buku yang telah dipinjam di perpustakaan sebelum mengambil ijazahnya, termasuk juga menyelesaian pembayaran buku yang sudah di belinya di koperasi. Tahun sebelumnya banyak buku – buku kita di perpustakaan yang berkurang karena banyak siswa yang tidak mengembalikan “ ujar Rasimen.

Penjelasan resimen ini diamini oleh Wahyuni Eka Nanda, siswa yang mengirimkan informasi ke media online.

“ Sebenarnya teman saya yang mengirim sms ke wartawan setelah saya curhat terkait ijazahku. Tapi sebenarnya tidak adami masalah, semua masalah terkait peminjaman buku serta pembelian buku di koperasi sudah selesai, ijazahku juga sudah ku ambil, jadi tidak adami masalah “

Eka yang mendatangi kantor Walikota mengaku kalau pihaknya datang ke Pemkot atas inisiatif  sendiri.

Sebelumnya, Danny juga telah memanggilkepala sekolah SMA Negeri 17 dan SMA Negeri 4 Makassar  yang juga  diduga telah menggunakan kewenangan mereka menahan ijazah siswa. Para kepala sekolah ini diminta menjelaskan kepada para wartawan mengenai tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

“ Kami mendapat banyak sekali pengaduan masyarakat terkait pungli sekolah. Makanya kami panggil satu – satu, ini kita mau bersih – bersih, yang terbukti nakal, pasti tidak ada ampun. Makanya kami minta juga mereka jelaskan ke masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban,”tegas Danny

Pantauan BKM selain sekolah yang menahan ijazah lebih ironisnya lagi pada pihak perusahaan swalayan juga menahan ijazah karyawannya (sak)

loading...