Tahun 2015, Industri Farmasi catat omzet Rp.56 Miliar

oleh -354 views

timthumb.php_editMakassar– Indonesia adalah negara yang memiliki jumlah warga negara yang cukup besar yaitu pada Tahun 2014 mencapai 252.164.800 jiwa dan diproyeksikan pada Tahun 2019 mencapai 268.074.600 jiwa, hal ini merupakan peluang bagi pelaku usaha di bidang industri kesehatan untuk meningkatkan pertumbuhan bisnisnya. Tercatat pada tahun 2014 Industri farmasi di Indonesia berhasil mencatatkan omzet Rp. 52 Triliun dan pada Tahun 2015 diperkirakan tumbuh 11,8% menjadi Rp. 56 Triliun.

Obat-obatan dengan resep dokter berkontribusi 59% dan obat bebas/generik sebesar 41% dari keseluruhan pasar. Dari Nilai kapitalisasi industri tersebut perusahaan farmasi nasional menguasai pangsa pasar sebesar 70% dan 30% sisanya dikuasai oleh perusahaan farmasi PMA.

Namun demikian perkembangan industri farmasi tersebut di atas ternyata tidak berbanding lurus dengan kemudahan akses masyarakat Indonesia terhadap obat murah dan pelayanan kesehatan yang terjangkau. Terkait tingginya harga obat, secara khusus Wakil Presiden, Jusuf Kalla
memerintahkan kepada KPPU untuk memeriksa alur jual beli obat di Indonesia.

Menindaklanjuti hal tersebut KPPU akan menggelar hearing dengan mengundang Kementerian Kesehatan, Direktorat Jenderal Bina Farmasi dan Alat Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Kementerian Perindustrian, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, United Nations Development Programme (UNDP), World Health Organization (WHO) dan Yayasan Perlindungan Konsumen Kesehatan Indonesia (YPKKI) yang akan dilaksanakan pada hari Kamis, 19 November 2015, pukul 14.00 – selesai di Kantor KPPU Jakarta.

Melalui hearing ini, diharapkan KPPU akan mendapatkan masukan dari stakeholder industri kesehatan dan mendapatkan informasi serta data yang diperlukan guna melakukan analisa persaingan usaha terkait industri Farmasi.

Editor ; Andi A Effendy

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.