Tak Ada Perhatian Pemerintah, Warga Parangloe Tutup Akses Jalan

oleh -9 views

IMG_20141211_215136Gowa– Karena merasa daerahnya tak mendapat perhatian dari pemerintah setempat, puluhan Warga Kevamatan Parang Loe dan Kexcamatan Patallassang, Kabupaten Gowa, melakukan unjuk rasa.

Aksi unjukrasa ini dilakukan dengan cara menutup jalan perbatasan kedua kecamatan ini, Kamis sore (11/12/2014), sekitar Pukul 17.00 wita.

Aksi yang dikoordinatori, Muhammad Iqbal Zulhan dan penanggungjawab aksi Imam Ardiansyah ini, melakukan orasi secara bergantian.

“Melihat perkembangan jalan yang ada diperbatasan Kecamatan Parangloe dan Kecamatan Pattalassang semakin hari semakin mengalami kerusakan sehingga kerap terjadi kecelakaan dan menelan korban jiwa, sementara jalan tersebut merupakan jalan alternative menuju Kota Makassar selain jalan poros Malino,” ucap Muhammad Iqbal.

Dijelaskan, pihak pemerintah tak sedikitpun memberikan perhatian terhadap akses jalan tersebut, apalagi jalan yang rusak banyak menimbulkan debu dan sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat yang tinggal di daerah ini,

“Selain itu masyarakat pengguna jalan,bermandi debu juga sering terjadi kecelakaan hingga merenggut nyawa akibat jalan yang rusak,” jelas Koordinator aksi unjuk rasa ini.

Hal senada dipaparkan Imam Ardiansyah, aksi serupa (penutupan jalan) pernah di lakukan warga pada bulan maret 2014 dan dibuka setelah ada janji dari pihak pemerintah untuk memperbaikinya. Namun sampai saat ini kata dia, tidak ada upayai pemerintah untuk memperbaikinya sehingga warga kembali menagih janji pemerintah.

“Kami masyarakat kecamatan parangloe khususnya kelurahan bontoparang dan masyarakat Kecamatan Pattalassang, Desa pallantikang berinisiatif menutup kembali jalan untuk sementara waktu sampai jalan tersebut layak untuk dilalui kembali,” cetus penanggungjawab aksi.

Adapun tuntutan warga mendesak kepada pemerintah untuk segera memperbaiki akses jalan alternative menuju Sungguminasa dan Kota Makassar.

“Kepada pemerintah untuk memperhatikan dengan sebaik-baiknya jalan tersebut yang berdampak pada keselamatan dan kesehatan masyarakat sekitar dan juga pengguna jalan,” tambah Imam Atdiansyah. (Mul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.