Tak Kooperatif ke Mahasiswa , Tambang PT. Vale di Kolut Bermasalah?

oleh -193 views

IMG_20150407_171631Indotimnews.com– Kendati kerap disorot elemen mahasiswa, PT. Vale ditengarai aktivis mahasiswa, menyimpang segudang masalaha di balik tambang yang dikelolahnya di Kolaka Utara (Kolut).

Nah, Forum Mahasiswa Lintas Kampus (Formalk) mengecam sikap dingin PT Vale yang tidak kooperatif dengan mahasiswa yang selama ini getol menyorot adanya ketimpangan di tambang perusahaan asing ini.

“Kami menduga bahwa ada persoalan besar yang tidak mampu dijelaskan secara yuridis maupun akademik terkait proses pertambanagan di Kabupaten Kolaka Utara .PT vale harus memberikan klarifikasi mengapa Konsesi Blok Sua Sua yang berpuluh puluh tahun di kuasainya,” ucap M. Awal Fahreza, Ketua Formalk Sulsel.

Dijelaskan dalam relesnya, PT. Vale itu dikelola begitu saja oleh perusahaan perusahaan lain. Tentu ini adalah hal yang sangat urgen kita diskusikan bersama dengan pihak PT Vale ,Pemda Kolaka Utara, Gubernur Sultra serta Kementrian ESDM.

“Jangan sampai ada permainan elit demi mencari keuntungan dan merugikan negara dan masyarakat Kolaka Utara. Kami selaku mahasiswa Kolut sangat prihatin melihat kondisi alam pasca pertambangan, tambah aktivis Formalk ini.

Ironisnya kata M. Awal, gunung yang dlunya hijau sekarang harus gundul begitu saja. .PT Vale tentu harus prihatin terkait hal tersebut bukan hanya menebar kata kata gugatan hukum melalui berbagai media, namun harus memberikan penjelasan secara transparan sejauh mana upaya hukum yang dilakukan oleh PT Vale,” tambahnya.

Atas nama Formalk, M. Awal dan aktivis mahasiswa lainnya, akan terus melakukan aksi unjuk rasa demi mendapatkan kejelasan hal tersebut.

“Selain persoalan tersebut beberapa indikasi pelanggaran pelanggaran yang dilakukan oleh PT Vale harus dijelaskan secara terang menderan, termasuk dugaan penebangan hitanag lindung serta janji palsu yanag di tebar pihal perusahaan ini selama berpuluh tahun,” pungkas M. Awal Fahreza. (Zul)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.