Tallo rentang abrasi, ditanami 2.500 mangrove

oleh -285 views

mangrove2-620x330_editMakassar– Sebagai kawasan yang sangat rentan dengan abrasi dan identik dengan kumuh diwilayah pesisir kelurahan Tallo, kecamatan Tallo, kota Makassar.

Melalui program pemberdayaan masyarakat pesisir CCD-IFAD kota Makassar. Sebanyak 50 orang diantaranya Mapala Sintalaras UNM, Forum Komunitas Hijau, Sispala Bosowa International School, Sispala SMA Negeri 17, SMK Negeri 8, SMK Negeri 2 Gowa, dan anak usia dini di kampung Karabba, terjun berjibaku menanam sebanyak 2500 mangrove, Minggu (20/9/2015).

Koordinator CCD-IFAD kelurahan Tallo, kecamatan Tallo, Taufik mengatakan bahwa potensi abrasi di wilayah pesisir binaannya sangat besar terjadi.

Olehnya itu, kata sambung dia, melalui penanaman mangrove dengan melibatkan semua pihak terkait seperti unsur pemerintah, mahasiswa, pelajar dan masyarakat merupakan langkah bijak untuk meminimalisir rusaknya ekosistem di wilayah pesisir utara kota Makassar.

“Kami hanya sebatas menjalankan program kerja, namun yang utama adalah pelibatan masyarakat secara berkelanjutan. Sebab mangrove adalah tanaman tumbuh yang butuh waktu lama dan manfaatnya sangat baik bagi kawasan pesisir pantai,”kata Taufik, Selasa (22/9/2015) ketika ditemui di jalan Cendrawasih.

Sementara Ketua Forum Komunitas Hijau Kota Makassar, Yusran menyatakan bahwa fenomena alam akibat perubahan iklim tidak lagi menjadi dongeng belaka. Dimana, kata dia, masyarakat sudah diperlihatkan oleh terjadinya kekeringan yang melanda tanah air.

“Tidak luput wilayah Sulsel, khususnya kota Makassar. Belum lagi ketika musim hujan tiba disertai angin kencang yang pastinya akan menerpa kawasan pesisir utara kota Makassar yaitu di Tallo,”katanya.(rg)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.