Taman Bunga di Pantai Losari ada Orang Isen membuangnya ke Laut

oleh -354 views

IMG_20141105_200551e

Makassar, — Tidak kurang 100an bunga yang baru beberapa hari ditanam di sejumlah taman di area pantai losari di cabuti dan dibuang kelaut oleh orang yang tidak dikenal.

Camat Ujung Pandang, Juliani Djafar tidak sanggung menahan emosinya saat mendapati bunga – bunga tersebut sudah mengapung di laut, rabu pagi ( 5/11).

 

” jelas kami sangat marah. Apa salahnya bunga – bunga itu di cabuti. Apa maunya orang – orang itu. Yang jelas kami akan cari tahu pelakunya ” ujar Juliani yang tengah berada di area anjungan. Juliani terlihat bersama Kabag Humas.

 

Juliani mengetahui aksi tidak terpuji tersebut saat melakukan pemantauan rutin di area anjungan losari pagi tadi.

 

” Setiap pagi memang kami pantau, semua anjungan tanpa terkecuali, apalagi beberapa minggu terakhir ini Pak walikota intens melakukan penanaman bunga di sejumlah taman yang kita buat di are anjungan ” lanjutnya.

 

Juliani memperkirakan aksi pencabutan bunga di pantai losari berlangsung jam 24 keatas.

” Pedagang biasanya berjualan hingga pukul 24. Jadi kemungkinan setelahnya. Kami sudah meminta informasi kepada sejumlah pedagang. Pokoknya, selama pelakunya belum di temukan, kami untuk sementara melarang adanya aktivitas PK5 berjualan di area anjungan, ini untuk satu minggu kedepan ” jelas Juliani tegas.

 

Ratusan pohon yang saat ini menghiasi ikon utama kota Makassar tersebut berasa dari batuan CSR dari sejumlah perusahaan. Bunga – bunga yang sudah dicabut dan mengapung di laut itu merupakan bantuan dari PT. Pelindo Makassar.

 

Sementara itu ditempat terpisah, Walikota Makassar, Danny Pomanto mengaku sangat prihatin dengan peristiwa tersebut.

 

” Ada indikasi ada orang tidak senang jika Makassar lebih baik.  Hal – hal ini  sudah sangat memalukan, apasih yang dipermasalahkan, kenapa mesti resisten begitu, kenapa bunga – bunga yang di cabuti.  Inikan taman sangat baik sekali bagi kota. Masyarakat Makassar pasti sangat marah dengan peristiwa ini ” ujar Danny di sela – sela kegiatannya mengecek persiapan terakhir jelang kunjungan presiden RI, Joko Widodo di area Maccini Sombala of Indonesia ( MOI) , kecamatan Tamalate, Makassar.

 

Danny berharap, pencabutan bunga – bunga di losari hanyalah bentuk kenalakan tanpa ada maksud jahat terhadap kebaikan kota.

 

” Tapi ini sulit juga jika dikatakan hanya kenakalan, masa sampai 100 pohon di cabuti dan dibuang dilaut. Makanya kita berharap kedepan, seluruh elemen masyarakat terlibat untuk menjaga kota kita ini. Personil Pemkot kan sangat terbatas, mana mampu  melakukan pengawasan selama 24 jam, maka dengan itu jangan terprovokasi oleh siapapun, ini demi kota kita ini. Kita bergerak ini untuk melayani masyarakat, bukan untuk gagah – gagahan ” lanjutnya.

 

Menyusul peristiwa ini, Danny mengaku pihaknya telah melaporkan ke aparat kepolisian untuk dilakukan pengusutan terhadap pelaku.

” Kepada siapapun yang telah melakukan ini, berhentilah, ini kota kita,  sangat melakukan tindakan memalukan. Masa itu huruf – huruf di losari juga di hancurkan, jangan sampai ini terencana sejak awal untuk mempermalukan Makassar. Apalagi hari ini ada peristiwa penting, yakni kedatangan RI 1 ” lanjutnya.

 

Terkait peristiwa perusakan taman pantai Losari ini, Danny mengaku tidak akan menurunkan semangatnya untuk bekerja lebih baik lagi untuk kota Makassar. (RG/ZL)

 

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.