Tanpa KIR berkas ranmor mobil truk baru tak bisa berproses di samsat, bisakah?

oleh -312 views

kirMakassar– Pasca pemberlakuan kebijakan penggunaan KIR untuk proses berkas kendaraan bermotor (ranmor) baru khusus, roda empat truk, di seluruh kantor Samsat Wilayah Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Sulsel baru, dipertanyakan sejumlah pihak, khususnya pengguna ataupun pemilik kendaraan baru type truk.

Bahkan berkas ranmor baru roda empat truk tak dapat diproses tanpa memiliki KIR terlebih dahulu.

Sumber indotimnews.com menyebutkan bahwa pemberlakuan kebijakan pihak Dipenda Sulsel itu dilakukan secara tidak transparan. Artinya, kebijakan tersebut tanpa sosialisasi atau diumumkan ke publik.

Salahsatu pengusaha yang kerap mengeluarkan ranmor roda empat truk baru, H. Rahman, Kamis (17/3), mengeluhkan kebijakan tersebut. Iapun berharap untuk tidak menambah beban mereka dengan diterbitkannya lebih dahulu KIR sebelum penerbitan STNK di Kantor Samsat.

“Yang jelas pembuatan KIR wajib,kami buat. Namun yang menjadi aneh, seharusnya pihak Samsat menerbitkan dulu surat-surat kendaraan kami, seperi STNK dan TNKB (plat nopol), baru selanjutnya kami ke Dishub melakukan proses pembuatan surat KIR,” jelas pengusaha truk tersebut, sembari memperlihatkan syarat proses penerbitan KIR untuk ranmor.

Sementara itu, Komisi Nasional Pengawasan Aparatur Negara Republik Indonesia (Komnas Waspan RI), Nasution Jarre, yang dimintai tanggapan menjelaskan, secara umum KIR/KEUR wajib pada kenderaan Plat Nomor Kuning seperti : taksi, rentcar, mobil penumpang umum, bus, truk. Tetapi tidak selalu harus plat kuning, kendaraan yg dipakai untuk keperluan niaga, parawisata juga harus melakukan UJI KIR.

“Hasil dari KIR kendaraan bermotor dibuktikan dengan dikeluarkannya BUKU KIR dan Bukti KIR yaitu Segel KIR yang ditempel di Plat Nomor Kendaraan Bermotor dan yang disebut dengan “peneng”, jelas Nasution Jarre.

Menurutnya, Prosedur Pengajuan KIR Baru :

  1. Mengisi formulir permohonan,
  2. Foto copy KTP pemilik Kenderaan,
  3. Foto copy BPKB,
  4. Memiliki Ijin Trayek untuk Angkutan Umum,
  5. Memiliki bukti pembayaran biaya uji,
  6. Memiliki sertifikat uji type/pengesahan rancangan bangun dan rekayasa kendaraan,
  7. Membawa kendaraan ke unit pelaksana pengujian.

Komnas Waspan RI, pun meminta agar pihak Dipenda Sulsel mampu menjabarkan aturan maupun kebijakan pemberlakuan KIR pada berkas truk baru yang belum memiliki dokumen seperti STNK dan BPKB. seperti yang tertera dalam prosudur penerbitan KIR baru.

“Jika hal tersebut dipaksakan dan mempunyai penafsiran lain, sebaiknya Pemerintah Provinsi Sulsel memasukan Dinas Perhubungan ke setiap kantor samsat yang ada di wilayah Sulsel,” jelas Nasution Jarre.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Sulsel, yang berupaya dikonfirmasi terkait dengan diwjibkannya berkas ranmor baru, khusus truk menggunakan KIR tanpa kelengkapan STNK dan BPKB, mengaku, bahwa pemberlakuan KIR bukanlah domain Dipenda Sulsel.

“Maaf itu bukan domain kami,” ujar Tautoto ranggina, via pesan singkatnya melalui telepon selularnya.

Saat ditanya, terkait berkas ranmor roda empat (truk) yang takbisa berproses tanpa KIR, Kadispenda Sulsel hanya menjawab singkat bahwa permasalahannya sanma dengan Tanda Nomor Kendaraan Baru (TNKB)

laporan: Zulkifli

 

 

 

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.