Tarif Listrik yang baru, akan diberlakukan akhir Bulan Januari

oleh -249 views

Indotimnews– Anda pelanggan listrik daya 900 VA? Jangan kaget jika tarif listrik anda naik diakhir bulan Januari 2017. Bisa jadi anda salah satu orang kena pengalihan dari tarif subsidi menjadi non subsidi.

Pasalnya, PT PLN (Persero) mulai memberlakukan kenaikan tarif listrik secara bertahap bagi rumah tangga golongan mampu yang menggunakan daya 900 VA pada 1 Januari 2017.

Kebijakan perubahan tarif ini sebagai upaya untuk memastikan subsidi listrik tepat sasaran kepada masyarakat kurang mampu. Sebelumnya pelanggan 900 VA masuk kategori subsidi.

Diwilayah Sulsel, ada sekitar 709 ribu pelanggan 900 VA dicabut subsidinya. Jumlah ini sekitar 70 persen dari total pelanggan 900 Va di Sulsel.

Seperti Dilansir Tribun, General Manager PLN Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselrabar), Wasito Adi mengatakan jumlah itu beradasarkan data dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Jumlah itu dinilai masuk golongan keluarga mampu dan tidak berhak mendapat subsidi.

“Jadi yang menetukan dapat (Subsidi) atau tidak itu TNP2K. Kami sudah dapat datanya, ada sekitar 709 ribu pelanggan,” jelas Wasito Adi kepada Tribun Timur melalui sambungan telepon, Senin (2/1/2017).

Tarif listrik pelanggan rumah tangga mampu pengguna listrik dengan daya 900 VA, yang sebelumnya mendapat subsidi akan dinaikkan secara bertahap.

Kenaikannya sampai sesuai dengan tingkat keekonomian (Adjusment) dan akhirnya tidak akan mendapat subsidi lagi.

Kenaikan tarif dilakukan selama tiga tahap setiap dua bulan sekali yakni pada 1 Januari2017, 1 Maret 2017, dan 1 Mei 2017.

Secara bertahap tarif untuk pelanggan listrik900 VA akan naik dari Rp605 menjadi Rp791/kWh per 1 Januari 2017, Rp1.034/kWh mulai 1 Maret 2017, dan Rp1.352/kWh per 1 Mei 2017.

Lalu, mulai 1 Juli 2017, pelanggan rumah tangga pengguna listrik 900 VA akan kena penyesuaian tarif otomatis setiap bulan seperti 12 golongan tarif nonsubsidi lainnya.

“Secara bertahap, Mereka (tidak dapat lagi subsidi) kami akan alihkan hingga tarif Adjusment atau keekonomian,” Jelasnya

Laporan : Syaiful Dg Ngemba
Editor : Andi A Effendy

loading...
loading...