Terkait Toko Sekaligus Gudang Yang Tidak Sesuai Izin, Kadisdag : Kami Tinggal Tunggu Surat Didisposisi Dari Walikota

oleh -18 views

MAKASSAR – Gudang yang berada di Jl. Sultan dg. Raja No.28 Kel. Malimongan baru Kec. Bontoala Kota Makassar PT. Mahameru yang berkedok Toko Modern ini diduga kuat telah melanggar aturan perda perwali tentang gudang dalam kota.

Diketahui perusahaan ini bergerak dalam bidang bisnis lokal yakni pusat grosir berbagai macam barang.

“Tim kami sudah turun berapa minggu lalu dan telah memberikan surat teguran terkait laporan dari Masyarakat tentang PT. Mahameru yang tidak sesuai izin, Mereka memang izinnya beda. Izinnya toko, malah dia jadikan gudang. Makanya harus kembali ke semula,” dimana PT. Mahameru memiliki izin Toko Modern tetapi aktivis yang ada berbeda dengan adanya gudang yang dimilikinya,” papar Kadis Perdagangan (Kadisdag), Nielma Palamba, SH.,M. A.P

Lanjut Nelma, mereka juga telah menyurati pak Wali untuk segera memindahkan gudangnya.

“Saya tinggal tunggu surat yang dilayangka ke Pak Wali, pemilik usaha Mahameru pun telah menghadap ke Pak Wali, setelah didisposisi surat dari Pak Wali kami akan segera tindaklanjuti ” ucap Nielma, Rabu (06/03/19) Siang.

Lewat pesan singkat melalui via WhatSaapnya, Erwin A. Azis selaku Kasi pengkajian pelanggaran perdagangan dan perindustrian mengatakan, pada intinya kalo tidak mentaati teguran pertama sampai ke tiga, maka akan kita rekomendasikan ke Satpol. PP untuk tindakan selanjutnya.

Diketahui keberadaan Toko sekaligus gudang PT. Mahameru, ini sudah dianggap melanggar Perda Makassar nomor 13 tahun 2009 tentang Kawasan Pergudangan Terpadu dan Perwali no. 93 tahun 2005 tentang pengaturan kegiatan dalam kota dan perda no. 4 tahun 2015 tentang RTRW Makassar tahun 2015-2034. (WS).