Home / Indotimnews / Terlambat 30 Menit, Calon Maba UIN Alauddi Makassar kehilangan harapan. Ini Kata Ketua KP-GRD

Terlambat 30 Menit, Calon Maba UIN Alauddi Makassar kehilangan harapan. Ini Kata Ketua KP-GRD

MAKASSAR– Karena telak sekitat 30 menit, salah satu peserta ujian Calon Mahasiswa Baru (Maba) Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar, pupus harapan, tak bisa ikut ujian.

Hal inipun ditanggapi aktivis kemahasiswaan yang juga Ketua Komite Pusat Gerakan Revolusi Demokratik (KP-GRD), A. Etus Mattumi, Selasa (22/5/18), bahwa Kampus beradab ini tega menghilangkan harapan calon mahasiswa baru yang berasal dari Kabupaten Takalar.

“Sangat disayangkan tindakan yang dilakukan oleh pihak kampus UIN ALAUDDIN Makassar yang tidak mentolerir keterlambatan salah satu calon mahasiswa baru pada ujian seleksi UM-PTKIN,” ucap A. Etus Mattumi.

Ditegaskan, ini mencerminkan sikap yang tidak beradab, dan ini bukan yang pertama kalinya.

“Kami masih ingat beberapa tahun lalu, pihak Kampus juga menghilangkan harapan sekitar 30an Calon mahasiswa baru, karena hal sepele,” ucap mahasiswa UIN Alauddin ini.

Menurutnya, banyak masalah di kampus tercinta ini, yang dilakukan oleh pihak birokrasi dalam hal ini pelayanan yang semakin canggih tapi semakin rumit dan sulit diakses.

“Apalagi dengan berlakunya sistem UKT-BKT sangat menyulitkan mahasiswa yang berada di dalamnya. Pendidikan tambah mahal, sistem pelayanan semakin rumit, pungutan liar pun semakin mewabah. Pendidikan semakin sulit dijangkau adalah buah dari komersialisasi pendidikan yang sangat kontradiksi dengan amanah UUD 1945,” terangnya. (*)

loading...