Tersangka Geng Motor Ikut UN di Tahanan Polsek Panakukang

oleh -151 views

images(2)Indotimnews.com– Tahanan tersangka kasus perampokan minimarket, Reynaldi terpaksa mengikuti Ujian Nasional (UN) di dalam ruang tahanan Polsek Panakkukang karena tidak bisa keluar mengikuti Ujian Nasional di Sekolahnya SMA YP PGRI Jalan Landak Makassar, Senin (13/4).

Kepala Kepolisian Sektor Panakkukang, Kompol Tri Hambodo mengatakan, kebijakan telah diberikan kepada Reynaldy untuk mengikuti UN di ruang tahanan polsek, pasalnya kata dia, jika Reynaldi mengikuti ujian di sekolahnya berpotensi merusak suasana UN serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Reynaldi, pelaku curas di ujiangkan di polsek saja karena jangan sampai terjadi hal-hal diluar perkiraan, besar kemungkinan Reynaldi juga mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan terhadap temannya nanti. Jadi kami biarkan ujian disini saja,” ucapnya.

Senin (13/4) merupakan hari pertama Ujian Nasional antar SMA sederajat di laksanakan secara serentak di seluruh indonesia, sementara Reynaldi sendiri akan melaksanakan UN di di lantai 2 ruang penyidik polsek panakkukang.

Sebelumnya, Kepolisian Sektor Panakkukang telah menangkap dan melumpuhkan resedivis perampok minimarket pada hari Minggu (23/3) sekitar pukul 23:00 Wita lalu.

Dia adalah Renaldi alias Aldi warga Jalan Anuang nomor 130 makassar, terpaksa di tembak dibagian kaki kanannya lantaran mencoba melarikan diri dari aparat unit khusus polsek panakkukang saat pengembangan sementara berlangsung di sekitar lokasi tempat pelaku melakukan aksi kejahatan.

Kepala Kepolisian Sektor Panakkukang, Komisaris Polisi (Kompol) Tri Hambodo menerangkan, Aldi merupakan pelaku kejahatan dengan modus merampok minimarket menggunakan senjata tajam berupa parang panjang, badik dan busur. “Modus pelaku ini mengancam korban atau karyawan minimarket menggunakan benda tajam, kami terpaksa melumpuhkan nya dengan timah panas dibagian betis kanan karena melarikan saat kami melakukan pengembangan,” ucapnya

Tri menuturkan, Aldi juga merupakan DPO polsek ujung pandang, pasalnya, pelaku kerap merampok minimarket di wilayah hukum polsek ujung pandang. “Aldi ini DPO nya Polsek Ujung Pandang, saat kami tangkap dia mengakui telah beberapa kali melakukan perampokan termasuk paling banyak di wilayah hukum kami,” tuturnya.
Menurut Tri, dari pengakuan pelaku terdapat sejumlah TKP yang pernah di lakukannya, seperti merampok indomaret Hertasning wilayah Panakukang sebanyak dua kali, Tkp pertama pelaku berhasil menggasak uang tunai Rp700.000, 7 pak rokok dan Tkp kedua mengambil uang tunai Rp600.000, 10 pak rokok, 2 roti.

Alfa Midi samping UMI pelaku mengambil uang tunai Rp1 juta, sabung muka, handbody, Big Cola jumbo, Indomaret Depan Asrama AU Urip dua kali, pertama pelaku mengambil uang tunai Rp650 ribu, rokok 10 bungkus, susu beruang 5 kaleng, listering 1 botol dan kedua pelaku mengambil uang tunai Rp600 ribu dan yang berhasil diamankan sisa Rp300 ribu. Tkp Alfa Mart Minasa Upa pelaku mengambil Rokok 7 bungkus, dan permen 2 bungkus.

Informasi yang dihimpun , sebelumnya teman Aldi bernama Dodi warga Jalan Anuang Makassar lebih dulu tertangkap oleh aparat polsek panakkukang. Doddi di tangkap pada tanggal 21 maret sekitar pukul 04.00 wita, ketika itu Dodi bersama Aldi merampok toko Indomart di Jalan Urip sumohardjo.

Sialnya , Dodi lantaran tertangkap oleh warga dan menjadi bulan-bulanan hingga babak belur sebelum di amankan ke kantor polsek panakkukan sesaat kemudian. Saat di interogasi, Dodi mengakui telah beberapa kali melakukan perampokan bersama Aldi. Dodi lalu di giring menunjukkan alamat Aldi yang melarikan diri sebelumnya dan polisi berhasil menangkap Aldi di rumahnya Jalan Anuang. Aldi yang juga di girin menunjukkan TKP nya namun berusaha malrikan diri sehingga Aldi terpaksa di lumpuhkan.

“Aldi melakukan enam TKP di wilayah polsek panakkukang dan dua TKP di wilayaj polsek rappocini,” Pungkas Kompol Tri.

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.