Tim Kuasa Hukum Dua Tersangka Kasus Pembunuhan di Gowa Berinisial tolak rekontruksi

oleh -384 views

Indotimnews– Tim kuasa hukum Am dan As kasus pembunuhan Mursalin menolak pelaksanaan rekontruksi Adapun alasan kami menolak pelaksanaan rekonstruksi ada beberapa hal pertimbangan hukum di antaranya,

1 Berdasarkan ketentuan Pasal 66 KUHAP bahwa Tersangka atau Terdakwa tidak dibebani kewajiban pembuktian. 2. Berdasarkan Bab III angka 8.3.e.6 Bujuklak Penyidikan Tindak Pidana yang menyatakan.

Pada waktu dilakukan pemeriksaan, dilarang menggunakan kekerasan atau penekanan dalam bentuk apapun dalam pemeriksaan.

Khaeril Jalil SH, MH dan Hari Zakti Sabri SH, MH sebagai Tim Kuasa Hukum tersangka Am dan As. kasus pembunuhan Mursalin Mengatakan saat dikonfirmasi, hal ini juga berhubungan dengan asas non-self incrimination, yaitu seseorang tersangka/terdakwa berhak untuk tidak memberikan keterangan (termasuk dalam bentuk rekonstruksi) yang akan memberatkan/merugikan dirinya nanti di muka persidangan Bahwa Klien kami Tersangka Am dan As.

“Klien kami tidak pernah mengetahui peristiwa tindak pidana pembunuhan tersebut, baik pelaku maupun TKP-nya. Hal tersebut berdasarkan keterangan yang telah diberikan Klien kami melalui BAP yang dilakukan Penyidik,” tegas pengacara yang juga mantan aktivis kemahasiswaan ini.

“Sementara surat penolakan rekonstruksi tersebut telah kami sampaikan secara resmi dan tertulis kepada Bapak Kapolres Gowa sebelum kegiatan pelaksanaan rekonstruksi dimulai” ucapnya,” Laporan Fandi

loading...
loading...