Toh, Makassar Tetap Jadi Kota Bisnis Terbaik 2014 

oleh -324 views

IMG_20140824_224417-1Kota Makassar ditetapkan sebagai kota dengan peringkat paling nyaman di Indonesia untuk berbisnis pada tahun ini.

Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh Business Digest, unit riset Bisnis majalah SWA, Makassar merupakan kota dengan pertumbuhan produk Domestik Regional Bruto ( PDRB) nonmigas tertinggi di Indonesia.

Dari survey tahunan Best Cities For Bisness ( BCB) yang dilakukan SWA, kota Makassar muncul sebagai pemuncak BCB 2014.

Seperti hasil survey yang dilansir pada laporan utama majalah SWA pada terbitan edisi khusus untuk minggu ini, Makassar menduduki peringkat tertinggi dengan indeks kepuasan para pebisnis dengan angka 63,4 persen dan juga indeks rekomendasi para pebisnis dengan angka 32,5 persen.

Jika diakumulasi antara indeks kepuasan dan rekomendasi, maka Makassar tidak terkalahkan dengan angka 48,0 persen, disusul kabupaten Kutai Timur dengan persentase 41,0 persen, dan kabupaten Indragiri Hilir dengan total angka 28,9 persen.

Berturut – turut disusul kabupaten Indragiri Hulu, kabupaten Karawang, Kabupaten Lampung Tengah, Kota Bandung, Kota Palembang, Kota Kediri, Kota Bandar Lampung, Kabupaten Bogor, Medan, Rokan hilir, kota Tangerang, Kota Pekan Baru, dan Kota Surabaya yang menempati urutan ke 16.

Berdasarkan data yang di publikasi Majalah SWA, survey dilakukan pada kalangan pengusaha kecil menengah yang ada di kota/ kabupaten setempat.

Pada laporan utama majalah bisnis terkemuka di Indonesia tersebut, Makassar digambarkan sebagai sebagai kota yang memiliki waterfront city dikawasan pantai Losari yang menggambarkan sebagai lanskap kota modern yang tidak kalah dengan wajah muka kota – kota modern di beberapa negara maju.

Keindahan fasad kotanya Makassar juga diperkuat dengan tampang modern Bandara Sultan Hasanuddin yang juga dikenal sebagai salah satu bandara tersibuk di tanah air.

” Ini kan sesuai dengan apa yang kita rencanakan, pertama daerah bisnis terbaik itu ditentukan oleh positioning atau letak,sehingga kota kiita ini ditengah, dan ini kita tangkap sebagai suatu keunggulan dengan membangun trigger yang membuat orang percaya,”ungkap Danny Pomanto lanjut dia,”Kami bersama Pak Ilham bangun Losari, karebosi. Karebosi itu bisnis, jadi ada trash disana. Ada infrastruktur yang lengkap, akhirnya orang datang, barang datang, ekonomi makro berputar, tumbuh, kemampuan ekonomi naik karena uang banyak beredar, Income Perkapita naik, pertumbuhan tinggi, inilah bisnis sebenarnya.Orang di Makassar sebenarnya jauh lebih sejahtera dibandingkan orang dijawa, “paparnya

Walikota Makassar, Danny Pomanto saat dimintai tanggapan usai membuka festival layang – layang di pantai Akarena, Minggu ( 24/8 ).

Hanya saja, Danny mengaku kurang setuju jika dikatakan layanan di Makassar sudah Makassar seperti yang direkomendasikan para pebisnis yang disurvey.

” Terkait layanan, secara pribadi saya anggap belum maksimal meskipun  orang – orang yang disurvey mengaku sudah puas. Ini bisa dibayangkan jika kondisi sekarang saja sudah diapresiasi begitu besar, apalagi jika nanti smart city sudah maksimal aplikasinya. Demikian pula  jika SKPD yang kita bangun sebagai sebuah dream tim yang kuat, informal otority nya juga mendukung, terus bagaimana jika kota ini lebih bersih, itu semua akan menjadi  trigger buat pertumbuhan Makassar,”sambungnya

Menurutnya, kendati saat ini masih banyak keluhan dari para pengusaha, namun secara umum pengusaha relatif sangat puas dan semua orang merekomendasikan kalau Makassar sangat cocok jika  mau tanam uang.

” Jadi itulah syarat – syarat untuk menumbuhkan ekonomi, Income perkapita yang tinggi, infrastruktur yang lengkap dan positioning kota kita. Kita juga tengah merupaya meningkatkan peran pelabuhan kita ini. Jika peran pelabuhan bisa kita rebut dari Surabaya, maka kita akan seperti singapura. Saya ingat kata – kata pak JK kepada kami, Singapura star awalnya  menjadi makmur seperti sekarang. (Sak)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.