Tokoh Pergerakan: Dukungan Rektor ke Pemerintah tak Mampu Hentikan Gerakan Mahasiswa

oleh -203 views

IMG_20141114_194705Makassar– Pergerakan aktivis kemahasiswaan yang kian berkobar, pasca ricuh dengan pihak kepolisian, tanpa henti dilakukan. Sebeb itu tokoh pergerakan aktivis kemahasiswaan, Rizal menganggap dukungan para rektor yang menghadap ke Wapres Jusuf Kalla, tidak bisa menghentikan pergerakan tersebut.

“Para rektor yang menghadap ke Wakil Presiden Jusuf Kalla dan menyatakan dukungan rencana kenaikan BBM itu, tak akan menyulut nurani mahasiswa yang menyuarakan penolakan kebijakan pemerintah ini,” ucap Rizal, tokoh aktivis kemahasiswaan, alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar, Jumat (14/11/2014).

Dikatakan, seharusnya para rektor berdialog dengan mahasiswa. Alasannya, yang menyuarakan kritik tersebut, bukanlah rektor, melainkan mahasiswa.

“Teman teman aktifis melakukan gerakan dengan hati nurani yang melihat kian kritisnya perekonomian rakyat kecil, jika BBM dinaikkan. Merekapun melihat lebih banyak mudharatnya dari pada manfaatnya,” jelas Ical.

Kendati para rektor ke Jakarta atas panggilan wapres, mahasiswa akan tetap melakukan aki unjuk rasa untuk kepentingan rakyat di negeri ini.

“Jangan sampai para rektor itu diiming-imingi sesuatu hingga bertolak belakang dengan keinginan mahasiswanya,” cetus Rizal.

Kendati dugaan itu benar kata Rizal, hingga hari ini aktivis kemahasiswaan di Makassar gencar melakukan aksi penolakan rencana kenaikan BBM itu, walau harus diperhadapkan dengan aparat yang menggunakan metode Orde Baru (ORBA) dalam mengjadapi mahasiswa.

Tokoh pergerakan inipun berpesan pada rektor yang ada di Makassar, agar melihat dengan hati nurani ketika mahasiswanya ditendang, diseret, bak binatang sdampai ditembaki.

“Kok malah mendukung kebijakan pemerintah. Ada apa?,” pungkas Rizal dengan nada bertanya. (Unt/Zul)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.