Transaksi narkoba digagalkan Polres Jeneponto

oleh -286 views

IMG_20150521_073531Indotimnews.com– – Satuan Unit Khusus Reserse dan Kriminal
Polres Jeneponto berhasil menggagalkan transaksi jual beli Narkoba
jenis sabu dan menangkap enam orang yang diduga para pelaku transaksi
jual beli barang haram tersebut.

Mereka yang diamankan diantaranya, bernama “Dn (28), Rzk (25), Rj
(39), Dd (18), Gt (19), dan Kro (21), Ke enamnya merupakan warga Desa
Kalimporo Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto.

Kapolres Jeneponto AKBP mengatakan, dalam penangkapan yang dilakukan
pada Selasa (19/05) dini hari Di Desa Kalimporo, Kecamatan Bangkala.
Unit Khusus Reskrim polres Jeneponto yang dipimpin Kepala Unit Buser
Bripka Razak, mengamankan enam orang yang saat itu sedang melakukan
transaksi jual beli narkoba jenis sabu.

Selain mengamankan para tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang
bukti. “Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan tiga buah
pipet plastik, delapan bungkus paket siap pakai yang di duga berisi
sabu, uang tunai 690 ribu, tiga unit HP dan kartu ATM,” papar Joko
Sumarno.

Joko Sumarno menambahkan, penangkapan tersebut berawal dari informasi
yang diperoleh dari masyarakat. Berdasarkan informasi, Dion kerap
melakukan transaksi narkoba, tepatnya di sekitar desa Kalimporo.
“Satuan unit khusus Reserse dan kriminal polres Jeneponto meringkus
mereka dengan sistem under cover dan memancing,” papar Joko.

Dengan cara itulah, lanjut Joko, polisi berhasil memancing Dion untuk
melakukan transaksi. setelah ditangkap, Kepada petugas, Dion mengaku
mendapat barang haram tersebut dan disuruh oleh salah seorang tokoh
masyarakat di daerah itu berinisial Kr. TW. “Tim kemudian bergerak
cepat meringkus mereka dan bergegas menuju kediaman TW, namun orang
yang dimaksud telah melarikan diri,” tambahnya.

Dari pengakuan salah satu tersangka, Dion, dirinya mendapatkan barang
haram tersebut dari seseorang berinisial TW yang kini masih dalam
pengejaran. Ia bersama rekannya mendapatkan barang tersebut dengan
bertransaksi baik melalui SMS maupun panggilan telefon. “Setelah ada
kesepakatan, maka kita akan bertemu di suatu tempat untuk melakukan
jual beli di lokasi yang sudah ditentukan, Harga per paket sabu Rp
300.000,” jelas Dion di hadapan petugas.

Kini ke enam tersangka sudah diamangkan dimapolres Jeneponto, dan akan
menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut. Jika terbukti, mereka akan
dijerat pasal berlapis berdasarkan Undang-undang No.35 tahun 2009 tentang
narkotika dan terancam hukuman maksimal empat tahun penjara.

Editor : Andi A Effendy

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.