Tua Bangka ini Seneng Pegang Kemaluan Bocah

oleh -252 views

images(32)Indotimnews.com– Bakare (70) punya kebiasaan buruk dalam urusan seks. Warga Kelurahan Pulau Padang Kecamatan Abeli Kota Kendari ini, menjadikan seorang bocah sebut saja namanya Mawar (5) sebagai pemuas birahinya. Ia kerap meraba-raba kemaluan Mawar di tempat sepi.

Minggu (1/2/2015) lalu sekitar pukul 08.00, Bakare kepergok melakukan aksinya di SDN Pulau Pandang. Heru (35) yang kebetulan melintas di depan sekolah tersebut melihat Bakare keluar dari sebuah ruang kelas bersama Mawar. Yang membuatnya curiga, Mawar keluar duluan kemudian disusul Bakare sambil memperbaiki posisi celananya. Heru lantas mematikan mesin kendaraannya lalu menghampiri sang kakek. “Eh apa kita bikin disini, kita apakan anaknya orang?” kata Heru kepada SULTRAKINI.com menuturkan kejadian yang dilihatnya.

Ditanya begitu, Bakare langsung marah. Ia tidak terima dengan tudingan Heru. Bakare berdalih usai membuang hajat (buang air besar) di tempat itu.

“Jangan sembarang ko bilang, saya cuma datang buang air besar ji disini. Jangan ko tuduh sembarangan,” tutur Heru menirukan ucapan Bakare saat itu.

Namun pengakuan itu tak serta merta dipercayai Heru. Heru pun langsung bergegas ke rumah orang tua Mawar untuk melaporkan perbuatan sang kakek. Tak mau kalah, Bakare juga membawa Mawar ke rumah orang tuanya untuk memberi klarifikasi.

Rupanya, kelakuan Bakare ini sudah lama diintai oleh tetangga Mawar termasuk ibunya. Ibunda Mawar sudah lama curiga kepada Bakare, karena tiap hari ia berkunjung kerumah dan selalu memberikan anaknya sejumlah uang mulai dari Rp5 ribu sampai Rp20 ribu.

Setiap kali berkunjung, ia juga selalu menggendong Mawar. Ibunda Mawar mengaku mulai curiga sejak tahun 2014 lalu. Sebab kala itu Bakare selalu memandikan Mawar walaupun si bocah sudah mandi. Namun menurut si kakek, ia tidak melakukan apa-apa terhadap sang bocah.

Ia mengaku hanya memegang kemaluannya tanpa ada tindakan lebih dari itu. Pengakuan sang bocah pun tak jauh berbeda. Saat ditanya ibundanya, Mawar mengaku bahwa celananya dibuka oleh Bakare lalu diberikan uang pecahan Rp5 ribu.

Sementara itu anak Bakare yang tak mau disebutkan namanya, mengaku bahwa ayahnya mengidap kelainan jiwa. Ia sudah berkali-kali mengingatkan ayahnya akan kelakuan tidak senonoh itu.

Namun sang ayah tidak mengindahkannya, hingga membuat anak-anaknya malu. Bakare sempat diamankan di Polsek Abeli beberapa saat sebelum akhirnya dipulangkan.

Orang tua Mawar tidak ingin memperpanjang masalah itu. Bahkan untuk visum juga kedua orang tuanya tidak setuju. Mereka hanya memperingatkan Bakare agar tidak lagi menampakkan diri di rumah Mawar. (kendari post)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.