Tuntut Gaji, Anggota DPRD Ancam Boikot Pelantikan DPRD Baru

oleh -235 views

20141105_13_27_16-1-1Sinjai– Lantaran gaji anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Sinjai yang belum dibayarkan, akhirnya berbuntut panjang.

Pasalnya terjadi perbedaan penafsiran karena anggota DPRD yang lama berakhir masa jabatan pada tanggal 14 November 2014. Sehingga mereka tetap menuntut gaji november dibayarkan.

Seperti yang dituturkan Safuddin SH salah anggota dewan yang tidak lolos via handphone, Selasa (4/11/2014).

Safuddin bahkan mengancam memboikot agenda rapat badan musyawarah (Bamus) terkait penjadwalan pelantikan anggota DPRD yang baru.

“Jika gaji kami bulan ini tidak dibayarkan. Maka masa jabatan kami di DPRD tidak cukup 60 bulan atau 5 tahun. Sehingga saya tetap berkeras akan mengagendakan rapat bamus pelantikan DPRD baru,” ancamnya.

Terpisah, Plt. Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Sinjai, Andi Munarpa dengan tegas tudingan masa tugas anggota dewan 2009-2014 yang dinyatakan tidak cukup. Bahkan menurutnya terhitung tanggal 14 November 2009-14 November 2014 itu sudah cukup 60 bulan kerja. Justru jika pada tanggal itu anggota dewan tidak dilantik pasti menimbulkan masalah.

“Itu yang masih membingungkan ndi. Karena jika merujuk pada aturan masa kerja dihitung 60 bulan kerja dan bukan 5 tahun. Kalau seandainya diatur 5 tahun bisa saja gaji anggota DPRD yang lama bulan november dibayarkan. Tapi kan hitungannya 60 bulan kerja,” jelasnya.

Andi Munarpa juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini dirinya masih berkonsultasi di provinsi dan kementrian dalam negeri. “Harapan kami bahwa supaya tidak ada masalah. Seperti pada periode sebelumnya. Masa anggota dewan lebih 2 bulan yakni 62 bulan,” harapnya. (Egy)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.