“UIT Bersatu ” Nilai Kapolda Susel Gagal

oleh -438 views

IMG_20141210_144937-1Makassar– Ratusan Mahasiswa Universitas Indonesia Timur (UIT), dikoordinatori ‘syahruddin Syair Alias Iip, salah satu kader Gerakan Aktivis Mahasiswa(GAM) yang juga Pengurus Maperwa UIT kembali turun kejalan menyikapi beberapa kasus pelanggaran HAM yang dilakukan oleh oknum penegak hukum di Sulsel.

“Sebut saja kasus pengrusakan kampus UIT dan penembakan salah satu aktivis GAM, Adhi Puto Palaza yang sampai hari ini kasus tersebut belum jelas penanganan hukumnya,” ucap

Menurutnya, otak intelektual dari penyerangan beberapa kampus dan penganiayaan beberapa aktivis belum jelas seperti apa penanganan hukumnya.

Kami nilai Kapolda SulselBar dalam mengawal aktivis dan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasinya gagal. Dalam melakukan pengawalan aksi unjuk rasa malah mengakibatkan pelanggaran hukum dan pelanggaran Hak asasi manusia,” tambah Syahruddin Syair.

Sementara itu, Supriadi,SH alias adhi Bintang, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Dan Bantuan Hukum Gerakan Aktivis Mahasiswa ( LKBH-GAM ) yang juga Alumni Fakultas Hukum UIT menyatakan bahwa tindakan pengamanan dalam mengawal pengunjuk rasa yg dilakukan aparat kepolisian justru terkesan refresif bahkan jauh lebih keras dari zaman Orde Baru.

‘Mereka dalam menyampaikan aspirasi tentunya memiliki acuan Undang2 No.9 tahun 1998 dalam menyampaikan aspirasinya di depan umum, harusnya pihak kepolisian lebih elegan dalam mengawal pengunjuk rasa dan berkoordinasi yang baik,” papar Adhi Bintang.

Dituturkan, bukanka tugas aparat kepolisian adalah pelindung dan pengayom masyarakat bukan melakukan tindakan refresif yang ujungnya adalah pelanggaran hukum dan pelanggaran hak asasi memperingati hari HAM yang jatuh pada tggal 10 desember hari ini.

“Seluruh element mahasiswa baik yg mengatas namakan kampus masing masing maupun lembaga eksternal kampus tetap konsisten untuk melakukan perlawanan terhadap penguasa yang menindas,” Lanjut Supriadi,SH. Alias adhi bintang. (Sl)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.