Home / HUKRIM / Unjuk Rasa HMI Komisariat Korkom 45 Teriakkan Pungli SIM Polrestabes Makassar

Unjuk Rasa HMI Komisariat Korkom 45 Teriakkan Pungli SIM Polrestabes Makassar

MAKASSAR– Puluhan Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Koordinator Komisariat Universitas Bosowa (UNISBOS) menggelar demonstrasi, di depan Kantor Polrestabes Makassar, Selasa (22/5/18).

Dengan berorasi bergantian, pengunjuk rasa menganggap kerap terjadi Pungli dan adanya calo disetiap pelayanan penerbitan SIM di Polrestabes Makassar.

“Maraknya pungutan liar (pungli) yang terjadi di Polrestabes Makassar terhadap pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) membuat masyarakat enggan untuk mengurusnya,” jelas koordinator aksi Wira.

Dikatakan, sudah bukan rahasia lagi bahwa saat ini pelayanan public di Indonesia secara umum masih sangat buruk. Berbagai peraturan yang dibuat dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan public seolah tidak memberi dampak apapun kepada masyarakat.

“Berbagai tindakan menyimpang dari aparat pelayanan public (public servant) tidak juga berkurang, bahkan cenderung menjadi-jadi. Citra buruk semakin diperparah dengan isu yang sering muncul ke permukaan, yang berhubungan dengan kedudukan dan kewenangan pejabat public, yakni pungutan liar (pungli) yang beranekaragam bentuknya, serta lambatnya pelayanan dan diikuti dengan prosedur yang berbelit-belit,” tambah Ketua Bidang PTKP HMI Korkom UNIBOS .

Praktik ilegal ini tambah Wira, dengan mudah dijumpai, bukan hanya warga biasa yang terlibat di dalamnya, tapi juga ada oknum polisi, bahkan terang-terangan menawarkan kesiapan untuk mengurus SIM dengan waktu yang relatif singkat dan mudah, tetapi memiliki syarat.

Lanjut dia, Kapolrestabes Makassar mesti mengambil tindakan cepat dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

“Mendesak kepada Kapolrestabes Makassar untuk mencopot Plt. Kasar Lantas Polrestabes Makassar jikalau tuntuan kami tidak dipenuhi dan kami akan meneruskan kasus ini hingga ke Mabes Polri dengan beberapa bukti-bukti yang kami miliki” tegas Ketua Bidang PTKP HMI Korkom UNIBOS .

Selain itu, Ketua Umum Korkom HMI UNIBOS Rahmat Hidayat, dalam orasinya menjelaskan, apa yg terjadi di Polrestabes Makassar terkait pelayanan SIM ini bukan masalah baru tetapi masalah yg kemudian yg sudah mengakar di tubuh Polri terkhusus di wilayah Kota Makassar terkait pungli yang di lakukan oleh oknum kepolisian beserta oknum calo dengan sistem bagi hasil.

“Terkait pelaksanaan tes kesehatan dan tes psikologi yg dilakukan oleh pihak ke tiga atau mitra dari pihak Polrestabes Makassar ini sdah menyalahi aturan Perkap No. 9 Tahun 2012 tentah pelayanan surat izin mengemudi dalam hal ini proses pelaksanaan tes kesehatan dan tes psikologi yang tak memperhatikan hal-hal yang menjadi subtansi tes kesehatan dan tes psikologi itu sendiri,” tegasnya.

“Kami berharap bahwa apa yg menjadi kritikan dari Himpunan Mahasiswa Islam Korkom UNIBOS akan menjadi sebuah alasan untuk berbenah diri di internal Kepolisian Kota Makassar dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat,” harap Rahmat.

Lanjut aktivis ini, hal-hal yang dapat merusak citra dan nama baik institusi kepolisian itu tdk terulang kembali dengan adanya kritikan dari kader kader HMI Korkom UNIBOS.

loading...