Home / HUKRIM / Unjuk Rasa Aktivis BADAI Desak Kapolda Sulsel Copot Kapolres Pelabuhan. Ini Alasannya!

Unjuk Rasa Aktivis BADAI Desak Kapolda Sulsel Copot Kapolres Pelabuhan. Ini Alasannya!

MAKASSAR – Aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Kantor Mapolda Sulsel Jl. Perintis Kemerdekaan KM.16 Makassar, Dari Barisan Pemuda Indonesia (BADAI) Sulawesi Selatan yang dipimpin Wawan Hermawan (Jendlap Aksi) dalam rangka menyikapi Pembangunan gedung Polres Pelabuhan yang diduga telah terjadi Gratifikasi

Para Mahasiswa berorasi Secara bergantian dengan menggunakan megaphone, membagikan selebaran, serta membentangkan Spanduk dan Pamflet bertuliskan Kritikan-Kritikan Kepada Pihak Kepolisian, utamanya : Kapolda Sulsel. “Usut” Pembangunan Polres Pelabuhan, Tangkap dan Adili Jen Tang & Oknum-oknum Pelindung serta Ada hubungan apa Polres Pelabuhan dengan Jen Tang.

Wawan Hermawan sebagai Jendral Lapangan aksi juga menuntut, Kapolda Sulawesi Selatan untuk menjelaskan kasus sengketa lahan antara Jen Tang dan Polres Pelabuhan Kota Makassar, dan meminta untuk menjelaskan hasil putusan sengketa lahan antara Jen Tang dan Polres Pelabuhan Kota Makassar yang telah di kelurkan oleh Mahkamah Agung.

“Kami meminta kepada Kapolda Sulawesi Selatan untuk menjelaskan sejauh mana kinerja Kepolisian dalam menangkap Jen Tang yang sudah lama di tetapkan Status Daftar Pencarian Orang (DPO) Oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan serta Mendesak Kepada Kapolda Sulawesi Selatan agar kiranya mencopot Kapolres Pelabuhan Kota Makassar ketika terbukti ada konspirasi yang terjadi antara pihak Polres Pelabuhan Kota Makassar dengan Mafia Tanah Jen Tang,” teriak Wawan.

Nah, sekitar pukul 16.01 Wita, 5 orang dari perwakilan Mahasiswa diterimah Aspirasinya diruang SPKT Polda Sulsel  Akp. Abd. Samad (Piket SPKT Polda Sulsel) didampingi  Brigpol Ilyas (Penyidik Ditkrimsus Polda Sulsel).

“Kalau kasus tersebut mengenai Jen Tang kita sudah dilimpahkan ke Kejati, di tahun 2014 itu Bareskrim yang turun langsung dan mengenai lahan tersebut mengenai PK5 yang tergusur itu bagian penyidiknya,” ucap SPKT Pokda Sulsel. (Wisnu)

loading...