Home / Indotimnews / Unjuk Rasa Aktivis KOMPI di PN Makassar Minta Dugaan korupsi peningkatan jalan Pebaiang-Tombang Dituntut Seadil-adilnya

Unjuk Rasa Aktivis KOMPI di PN Makassar Minta Dugaan korupsi peningkatan jalan Pebaiang-Tombang Dituntut Seadil-adilnya

MAKASSAR– Puluhan aktivis yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Pergerakan Indonesia (KOMPI) Makassar melakukan aksi unjuk rasa di halaman Pengadilan Negeri (PN) Makasar Kamis (13/12/2018).

Mereka meminta agar pengadilan bisa mengusut tuntas Proses Hukum kasus korupsi peningkatan jalan Pebaiang-Tombang,Kecamatan Baroko,Kabupaten Enrekang Seadil-adilnya. Kamis, (13/12/2018).

Dalam aksi itu, mereka membentangkan banner dan poster yang meminta untuk tersangkakan Ketua DPRD Enrekang,yang di duga menerima 20% dari anggaran proyek tersebut.

Koordinator aksi, Azhardi menjelaskan, ada 4 hal yang jadi perhatian KOMPI dalam aksi di depan PN Makassar.

Keempat hal itu adalah proses hukum Proyek peningkatan jalan Pebaian-Tombang Kab.Enrekang yang menjerat Ketua DPRD Enrekang, Disman Duma dan bisa memproses hukum otak kasus korupsi tersebut.

“Kami meminta agar proses hukum kasus ini dilakukan secara tuntas,” tuturnya di sela aksi, Kamis (13/12/2018).

Beberapa tuntutan lain yang diungkapkan massa itu di antaranya adalah, menangkap dan mengadili otak dalam skandal kasus tersebut.

Kemudian, mereka juga meminta kepada Hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk bersikap netral dan tetap menunjung tinggi nilai independensi demi melindungi marwah hukum di Indonesia.

Selain itu, mereka juga meminta pihak terkait, termasuk pengadilan, untuk melihat lebih jauh otak dari skandal Pasar Turi apakah terkait dengan skandal lain, yakni Sipoa.

Sementara itu, Humas PN Makassar, Sibali SH.MH menuturkan, mereka punya kebebasan berekspresi dengan demo di PN dan saya sangat mengapresiasi hal itu.

“Itu sah-sah saja menyampaikan pendapat dan tuntutan dan sangat saya apresiasi,kebetulan saya juga mantan aktivis,saya berharap kepada teman-teman untuk tetap mengawal kasus ini dan saya siap membantu teman-teman sesuai amanah kami ” katanya.

Yang pasti, jika dalam tuntutan itu meminta agar proses hukum Pasar Turi dan Sipoa diusut tuntas, maka dia menegaskan bahwa hakim punya kewenangan untuk memutus perkara seadil-adilnya

loading...