Home / Indotimnews / Unjuk Rasa Aktivis TANGKAP Minta Polda Sulsel Ungkap Tragedi Karamnya KM. Lestari Maju

Unjuk Rasa Aktivis TANGKAP Minta Polda Sulsel Ungkap Tragedi Karamnya KM. Lestari Maju

MAKASSAR– Tragedi karamnya Kapal KM. Lestari Maju pada tanggal 3 Juli kemarin masih menuai menyisahkan pertanyaan sejumlah pihak. Hal ini dikarenakan tidak adanya langkah cepat dalam mengungkap siapa yang bertanggungjawab dibalik Tenggelamnya KM Lestari Maju.

Aliansi Tiga Juli Tanah Doang Berduka Bapak (TANGKAP) saat melaksanakan aksi demostrasi di depan Polda Sulsel, Senin (9/7/18), dipimpin koordinator aksinya,   Andi Rahman Ahmad menyampaikan bahwa data yang didapati bersumber dari Pemerintah Daerah Kepulauan Selayar, dari hasil evakuasi korban berjumlah 228 orang, yang ternyata berbeda jauh dari data manifes penumpang KM Lestari Maju yang berjumlah 139 orang.

“Kami menganggap pemerintah daerah dalam hal ini sebagai pemangku kebijakan gagal dalam memberikan pelayanan transportasi yang baik untuk masyarakatnya” ungkap Rahman.

Disamping itu dalam pernyataan sikap dituliskan beberapa poin tuntutan kepada POLDA Sul-Sel

Pernyataan Sikap:
1. Meminta Kapolda Sulawesi Selatan agar segera mengusut tuntas kasus tenggelamnya KM Lestari Maju
2. Mendesak Kapolda agar segera menetapkan tersangka dibalik tenggelamnya KM Lestari Maju
3. Segera menyelidiki dugaan kejanggalan proses perizinan (Izin Operasi) KM Lestari Maju lintasan Bira – Pamatata, baik di pihak Pemerintah Kab. Kepulauan Selayar maupun di pihak Pengelola KM Lestari Maju
4. Segera menyelidiki proses Doping dan hasil uji kelayakan KM Lestari Maju.
5. Segera mengungkap dugaan kelalaian pihak perhubungan syahbandar dalam kasus tenggelamnya KM Lestari Maju
6. Segera mengungkap dan mengumumkan kejanggalan dan dugaan korupsi yang terjadi atas ketidak-sesuaian antara jumlah korban yang di evakuasi dan data manifest KM Lestari Maju.
7. Menyayangkan kerja Tim Evakuasi BASARNAS Kepulauan Selayar terhadap korban yang belum ditemukan.
8. Menyayangkan pelayanan Pemeritah Daerah Kepulauan Selayar yang tidak memberi fasilitas yang cukup dan baik untuk masyarakat Kepulauan Selayar.
9. Menyayangkan kerja Kapolres Kepulauan Selayar yang sampai hari belum mampu menetapkan siapa tersangka dan dalang dibalik tragedi tenggelamnya kapal KM Lestari Maju.

“36 Orang korban jiwa adalah saudara kita, dan kami akan terus mengawal kasus ini sampai para pelaku-pelaku yang terlibat dipenjarakan,” tegas salah satu peserta aksi. (*)

loading...