Home / Indotimnews / Unjuk Rasa AMP: Kritik Presiden, Hentikan Aktivitas Penambangan Liar Di Ukam Yahukimo Papua

Unjuk Rasa AMP: Kritik Presiden, Hentikan Aktivitas Penambangan Liar Di Ukam Yahukimo Papua

MAKASSAR– Puluhan Mahasiswa unjuk rasa di depan Monumen Mandala Jl. Jend. Sudirman Kota Makassar dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Komite Kota Makasaar, yang dipimpin oleh Nargan ( Koordinator lapangan ) dalam rangka menyikapi Pendulangan emas secara liar di Ukam Yahukimo, Sabtu (3/11).

Tampak, Mahasiswa AMP melakukan orasi secara bergantian dengan menggunakan mega phone. Mengibarkan bendera Almamater, Membentangkan spanduk dan Pamflet bertuliskan kritikan – kritikan kepada Presiden Jokowi

“Hentikan aktivitas penambangan liar, Yahukimo dan seluruh tanah west papua dan berikan hak penentuan nasib sendiri bagi rakyat west papua sebagai solusi demokrasi,” teriak Nargan.

Dijelaskan, biarkan bangsa papua menentukan nasip sendiri # Free west Papua #. Jokowi segera adili pelaku pembunuhan diatas west papua, Tarik meliter seluruh di atas tanah papua yang ada ,Tutup semua perusahaan yang ada di papua dan Tutup pertambangan liar di tanah papua.

Tak hanya itu kordinator aksi AMP Nargan menuntut segera tutup aktivitas penambangan ilegal di ukam yahukimo sebab keberadaan perusahaan bukan keinginan masyarakat adat dan Tutup semua perusahaan ilegal dan illegal yang ada di atas tanah West Papua.

“Kepada pemerintah Kabupaten yahukimo pemerintah provinsi Kapolsek yahukimo dan Kapolda Papua harus menarik militer yang ada di area aktivitas penambangan di oeekam sebab dinilai hanya menguntungkan akses eksploitasi serta Tarik militer organik dan organik yang ada di atas tanah Papua sebab Militer adalah pelaku pelanggaran HAM dan kemanusiaan di west Papua dan Kami juga menuntut kepada pemerintah Indonesia Amerika dan PPB bahwa segera berikan hak penentuan nasib sendiri bagi rakyat Papua sebagai solusi demokrasi,” tegasnya dalam orasi.

Sekira pukul.11.36 Wita, seluruh rangkaian aksi dari Aliansi mahasiswa Papua (AMP) selesai dan berjalan dengan kondusif dan
Selama aksi berlangsung unjuk rasa mendapatkan pengawalan dari gabungan aparat kepolisian. (WISNU/DP)

loading...