Home / Indotimnews / Central gerakan Pemuda dan mahasiswa Sulawesi Tenggara: Usut Perselingkuhan Kasus Elit Tambang di Sultra dan Kolut

Central gerakan Pemuda dan mahasiswa Sulawesi Tenggara: Usut Perselingkuhan Kasus Elit Tambang di Sultra dan Kolut

MAKASSAR– Sekitar 50 Mahasiswa yang berasal dari Sulawesi Tenggara yang menimbah Ilmu Makassar, mengatasnamakan Central gerakan Pemuda dan mahasiswa Sulawesi Tenggara, kembali mendatangi, melakukan Aksi yang kedua kalinya di kantor Badan Penghubung Sulawesi Tenggara, di jalan Gunung Merapi Kota Makassar, Senin (18/2).

Pengunjuk rasa kembali mempertanyakan mengenai kasus pertambangan Sulawesi Tenggara yang sampai hari ini belum ada kejelasan.

Dalam orasinya Mahasiswa mendesak usut tuntas kasus Dana CSR dan Dana jaminan reklamasi tambang, dan dana jaminan lingkungan hidup di kabuten kolaka utara dari tahun 2009 sampai tahun 2019.

“Kami juga meminta kepada Kapolda sultra agar segera mengusut tuntas kasus tambang yang di kolaka utara, kami juga meminta agar kiranya mencopot kapolres Kolaka Utara, karena tidak becus menghentikan aktivitas tambang diduga Ilegal yang ada dikolaka utara, bahkan sampai hari ini selalu saja ada kapal memuat ore Nikel secara Ilegal, Mendesak kepada kapolda sultra agar segera memeriksa mantan kadis ESDM Kolaka Utara terkait kasus tambang yang ada dikolaka utara,” teriak jendral lapangan; Tri kenyo.

Ia juga mendesak Gubernur Sultra agar segera mengganti kepala Dinas ESDM Sultra yang di anggap becus, dan Mandul dalam Mengawal kasus Reklamasi pascah tambang yang ada dikolaka utara, sehingga di anggap menimbulkan dampak kerusakan lingkungan Hidup akibat pertambangan.

“Kami meminta kepada dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Sultra dan Dinas ESDM Sultra, memperjelas berapa dana Jaminan Reklamasi tambang yang ada di SULTRA, guna mengurangi kerusakan lingkungan, hutan dan gunun akibat pertambangan;” tegas kormim Andi setiawan

Setiawan memegaskan dan meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi agar sekiranya turun melakukan Investigasi Kasus tambang yang ada disultra, atau kami akan mendantangi kantor KPK guna mempercepat penyelesaian masalah tambang di sultra. (*)

loading...