Unjuk rasa DPD LIRA Kolut di Kejagung, tuntut bupati diperiksa terkait dugaan korupsi

oleh -242 views

IMG_20150929_135251_editJakarta– Puluhan anggota DPD LIRA Kolaka Utara (Kolut) berunjukrasa di depan Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Selasa (29/9), menuntut agar Bupati Kolut, Sultra, Rusda Mahmud, segera diperiksa terkait sejumlah dugaan korupsi yang dilakukannya.

Sejumlah dugaan yang dituntut dan dibacakan dalam orasi aktivis DPD LIRA Kulut ini antara lain, pengelolaan dana CSR dan reklamasi tambang daerah tersebut yang diduga negara dirugikan Rp.50 Miliar serta tambang tersebut tak memberi kesejahteraan warga sekitar Sulaho yang hanya berdampak buruk.

“Sebab itu, kami menduga gelontoran dana CSR tidaklah menyentuh sedikitpun ke masyarakat dan hal itu perlu diperiksa secepatnya, karena pengelolahnya hingga saat ini tidaklah transparan.” ucap Bupati DPD LIRA Kolut, Andi Sudirman dalam orasinya.

Menurutnya pengelolaan dana CSR ini dipegang oleh, kerabat Bupati Kolut, Marling. Dan pengelolaan reklamasi yang menelan anggaran puluhan miliar, hingga saat ini pelaksanaannya belum utuh juga.

Sementara itu, Awal, aktivis yang kerap berkoar menambahkan, bupati harus bertanggungjawab atas penggunaan APBD Kolut yang disinyalir gelontoran dananya tak disetujui pihak DPRD Kolut. Bahkan anggaran terlebih dahulu digunakan lalu meminta persetujuan anggota DPRD.

“Kami meminta seluruh elemen masyarakat Kolut, dapat memahami kondidi Kolut yang sebenarnya,” cetus M. Awal.

Aksi unjukrasa did Kantor Kejagung RI diterimah oleh pohak Kejagung dan berjanji akan menelusuri berbagai pokok permasalahan dugaan korupsi di Kolut, Sultra. (Rls/Zl)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.