Home / Indotimnews / Unjuk Rasa FSMPRP Tolak Penyerahan Lahan 90 Hektar di Asologaima Dan Solo Karno Doga Papua

Unjuk Rasa FSMPRP Tolak Penyerahan Lahan 90 Hektar di Asologaima Dan Solo Karno Doga Papua

MAKASSAR – Aksi unjuk rasa di depan Monumen Mandala Jl. Jendral Sudirman Kec. Ujung Pandang Kota Makassar dari Forum Solidaritas Mahasiswa Peduli rakyat Papua (FSMPRP) yang di pimpinĀ  Overianus Kossay (Korlap) dan Wene Kenok Murtab (Jendlap) terkait pengukuhan kepala suku besar pegunungan tengah Papua kepada Pangdam XVII Cenderawasih (Mayjen TNI George E.Supit) merupakan bukan orang Papua serta pelepasan lahan seluas 90 hektar oleh oknum kepala suku Baliem (Omarekma) dengan tujuan pembangunan KODAM, POLSUP SEKTOR DAN MAKO BRIMOB, Rabu (14/11/18) Pagi tadi.

Dari pantauan awak media, Para pengunras tampak melakukan longmarch dari sekretariat Jl. Lanto daeng Pasewang No. 51 menuju titik aksi, Melakukan orasi bergantian menggunakan megaphone, Membagikan selebaran, Membentangkan spanduk dan pamflet bertuliskan : Tolak pengukuhan Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Gerorge E.Supit sebagai kepala suku besar pengunungan Papua.

“Pemerintah, MPR, DPRD harus buka mata atas penyerahan hak Ulayat secara ilegal yang di lakukan oleh kepala-kepala suku di Kabuoaten Jaya Wijaya, Papua tidak membutuhkan TNI-POLRI,” papar Overianus.

Dalam orasinya Overianus Kossay sebagai (Korlap aksi) menuntut dan menolak pengukuhan Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Gerorge E.Supit sebagai kepala suku besar pengunungan Papua, Menolak penyerahan lahan 90 hektar di Asologaima dan Solo Karno Doga.

“Kami menolak penyerahan lahan di Molina distrik Kutukan guna membangun POLSUP sektor dan Mako Brimob, Menolak Pembangunan Kodam Di Distrik Asologaima dan Solo Karno Doga serta Stop Mobilisasi Militer di wilayah pegunungan tengah Papua,” tegasnya dalam orasi.

Sekira pukul 11.26 Wita, massa aksi tampak membentuk lingkaran dan membakar spanduk dan pamflet yang di gunakan dalam unjuk rasa serta bersama-sama menyanyikan lagu daerah.

“Hingga aksi selesai, massa aksi membubarkan diri dan kembali ke sekretariat Jl. Lanto Daeng Pasewang. (WISNU)

loading...