Home / Indotimnews / Unjuk Rasa Korkom Universitas Bosowa di Kejati Sulsel Sikapi Belum Ditangkapnya DPO Jentang

Unjuk Rasa Korkom Universitas Bosowa di Kejati Sulsel Sikapi Belum Ditangkapnya DPO Jentang

MAKASSAR– Aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejati Sulsel Jl. Urip Sumoharjo dari Himpunan Mahasiswa Islam Koord. Komisariat Univ. Bosowa (HMI Kom. Unibos Makassar), yang dipimpin oleh Wirawan Kusuma Umar (Korlap), menyikapi “Kasus DPO Jeng Tang”, Jumat (02/11/18) Sore tadi.

Para Mahasiswa tampak berorasi Secara bergantian dengan menggunakan megaphone, membagikan selebaran, Mengibarkan Bendera HMI Korkom Unibos serta membentangkan Pamflet bertuliskan Kritikan-Kritikan Kepada pihak Kejati Sulsel utamanya kepada Kepala Kejati Sulsel.

“Copot Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel serta Tangkap Dan Adili Jen Tang #HMI Korkom Unibos” tulisan spanduk yang dibentangkan

Wirawan sebagai kordinator aksi juga menuntut dan mendesak Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan agar kiranya mundur dari jabatannya.

“Kami minta Kajati Sulselbar mundur karena kami anggap gagal dalam menyelesaikan kasus hukum atau tebang pilih dalam menindaki kasus hukum yang ada di Sulawesi Selatan terkhususnya kota Makassar,” ucap Wirawan dalam orasinya.

Ia mencontohkan kegagalan oenanganan kasus seperti Kasus Soedirjo Aliman (Jentang) dan Eddy Aliman (Putra Jentang) dan Meminta kepada pihak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan agar kiranya menyebar informasi penetapan DPO Jentang di muka umum baik di media cetak, Media Online maupun Pamflet kertas yang di sebar di pinggiran jalan kota agar info DPO Jentang tersebar ke masyarakat umumnya.

“Kami juga meminta kepada pihak Kejaksaan tinggi Sulawesi Selatan agar kiranya bekerjasama dengan pihak imigrasi untuk melakukan pencekalan ketika Jentang ingin ke luar Negeri serta Meminta kepada pihak Kejaksaan tinggi Sulawesi Selatan agar kiranya bekerjasama dengan pihak kepolisian (interpol) untuk menangkap Jentang yang di duga berada di Singapura,” tegasnya.

Tak hanya itu para Mahasiswa diwarnai Adu Argumen dengan Pihak Kejati Sulsel Dan Aparat Kepolisian Yang berjaga serta pihak dari Security Kejati Sulsel (Fikar) juga memberikan perlakuan yang tidak menyenangkan terhadap salah seorang Wartawan online koranmakassarnews.com yang sedang meliput.

Sekira pukul 16.01 Wita, Enam orang perwakilan dari HMI Korkom Unibos diterimah aspirasinya diruang tertutup.

Berselang benerapa waktu, Wirawan Kusuma Umar mengatakan dihadapan awak media, Pihak Asintel mengatakan bahwa ia akan membuat posko 1×24 jam, guna untuk Masyarakat melaporkan apabila melihat Daftar DPO tersebut dan Hasil dari penyelidikan untuk posisi terakhir DPO Jen Tang itu berada di Vietnam dan sekarang info yang masuk berada di Singapura.

“Jadi tadi, Asintel yang terimah teman-teman dan menerima semua tuntutan dari teman-teman Selanjutnya pihak kejati siap membuka posko pengaduan masyarakat bagi masyarakat yang menemukan atau mengetahui dimana Jen Tang berada. Dan teman-teman kasi tenggang waktu selama 1×7 hari untuk merealisasikan tuntutan teman-teman jika lewat kami akan kembali mendatangi Kejati Sulsel,” tutupnya.

(WISNU)

loading...