Home / HUKRIM / Unjuk Rasa PPM Sulsel : Kejati Lambat Tangani kasus Indikasi Suap Proyek irigasi Rp.49 Miliar Bulukumba

Unjuk Rasa PPM Sulsel : Kejati Lambat Tangani kasus Indikasi Suap Proyek irigasi Rp.49 Miliar Bulukumba

MAKASSAR– Puluhan Mahasiswa dari Perhimpunan Pergerakan Mahasiswa (PPM Sul-Sel) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan tinggi Sul-sel, Jln Urip sumoharjo,Jumat (10/8/18).

Aksi dilakukan guna mendesak kejaksaan tinggi untuk segera mengusut tuntas Kasus Indikasi suap Proyek irigasi Kab Bulukumba Yang sebesar Rp 49 M yang sebelumnya sudah dilaporkan secara resmi oleh PPM Sul-Sel di Kejaksaan Tinggi.

Diketahui kasus indikasi suap Proyek Irigasi 49M kab Bulukumba mencuat setelah adanya postingan dari salah satu Aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab Bulukumba yang diberikan Rekomendasi oleh Bupati Bulukumba dalam pengurusan Proyek Tersebut di Pusat menulis pernyataan dimedia sosial (Facebook) melakukan suap untuk kelancaran proyek tersebut

“Kami menilai dalam penanganan kasus indikasi suap proyek irigasi RP.49 Miliar penyidik Kejaksaan Tinggi belum melakukan langkah-langkah hukum sehingga dinilai terkesan sangat lamban, padahal kami sudah melakukan aksi yang kesekian kalinya bahkan beberapa bukti kami sudah serahkan kepada Pihak kejaksaan tinggi agar kasus tersebut mendapat titik terang namun sampai sekarang belum ada kejelasan,” eriak Akbar dalam orasinya.

Lanjut dikatakan, Kejaksaan jangan hanya tunggu desakan baru mau bergerak, apa lagi sudah ada beberapa fasilitas Negara sebagai penunjang utama yang berikan untuk melakukan penberantasan korupsi, sehingga kami anggap bukan kendala lagi untuk memberantas para korutor sampai ke akar-akarnya..

Aksi ini digelar dengan berorasi secara bergantian sambil membakar ban di tengah jalan sebagai wujud kekecewaan kepada supremasi penegak hukum yang lambat dalam penanganan kasus korupsi dan mengancam akan kembali melakukan aksi lebih besar ketika perosoalan tersebut belum ada kejelasan. (*)

loading...