Home / HUKRIM / Unjuk Rasa PPM Sulsel Kembali Desak Kejati Sulsel Tuntaskan Dugaan Suap Proyek Irigasi di Bulukumba Rp.49 Miliar

Unjuk Rasa PPM Sulsel Kembali Desak Kejati Sulsel Tuntaskan Dugaan Suap Proyek Irigasi di Bulukumba Rp.49 Miliar

MAKASSAR – Puluhan Mahasiswa di jln. Urip Sumoharjo tepatnya di pelataran Kantor Kejati Sul-Selbar Kota Makassar, melakukan Aksi Unjuk Rasa dari Perhimpunan Pergerakan Mahasiswa (PPM Sul-Sel) yang dipimpin oleh Akbar Muhammad.

Mereka rangka menyikapi adanya Indikasi dugaan Suap Dalam Proyek Irigasi Yang Menggunaka Dana Alokasi Khusus ( DAK ) yang Menghabiskan Anggaran sekitar Rp. 49 Milyard yang Ada di Kabupaten Bulukumba.

Nampak, para Mahasiswa berorasi secara bergantian dengan menggunakan megaphone, membagikan selebaran, mengibarkan Bendera PPM serta membentangkan spanduk bertuliskan Rp.49 M Apa Kabar ?, Kejati Masuk Angin ???, Segera Periksa Bupati, dan Kejati Jangan Hanya Tunggu Bola.

Akbar Muhammad juga menuntut Kejati Segera Memanggil Bupati Bulukumba Dan Oknum ASN yang Terlibat Dalam Dugaan Kasus Suap Dana DAK 2018, Kejati Jangan Cederai Penegakan Supremasi Hukum dengan cara Memperjual Belikan Aturan (UU).

Pengunjuk rasa juga menantang Kejati Sulselbar Untuk Mengusut Tuntas Kasuss itu sampai Ke Akar Akarnya.

Tak hanya itu Para Mahasiswa juga membakar Ban Bekas di depan Kantor Kejati Sulselbar.

Pukul 12.55 Wita, Para Mahasiswa diterimah Aspirasinya oleh Bapak Salahuddin, SH (Kasi Penkum Kejati Sulselbar), yang tanggapannya, Kasus ini sudah tindak lanjuti.

“Kalau anda bilang saya tidak tindak lanjuti, saya sendiri yang turun, Kami juga telah mengecek dikantor dinas Pendidikan namun yang bersangkutan tidak ada di tempat, Prosedur itu harus berjalan, jangan kita mencederai jangan sampai penegak hukum yang tercederai yang penting surat perintah dari Kejati sudah kami turunkan, kami bekerja dengan cara kami dan anda silahkan bekerja dengan cara anda juga silahkan dan kita sudah memanggil dan ada orang kita kami turunkan adalah Agen dari kami sendiri,” jelasnya.

“Semua barang bukti sudah kantongi tinggal mrlakukan prosedur kl. Dan surat perintah sudah 1 bulan diterimah dan juga bekerja sama dengan LSM untuk memantau dimana keberadaan Andi Ichwan HM yang bekerja di Kantor Dinas Pendidikan,” jelas Salahuddin dihadapan Pengunras. (*)

loading...