Home / Indotimnews / Unjuk Rasa PPM Sulsel Tolak Pendampingan Desa Dari Luar Kecamatan

Unjuk Rasa PPM Sulsel Tolak Pendampingan Desa Dari Luar Kecamatan

MAKASSAR– Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Dan Pergerakan Mahasiswa (PPM-Sul-Sel) Kota Makassar, menggelar aksi unjuk rasa di kantor Pemberdayaan Masyakat Desa, Jln. Bonto Langkasa No.7-9, Makassar, Jumat (27/4/18).

Aksi yang dikoordinatori Junaedi dan Ardi Mochtar (Koorlap), meneriakkan dan meminta evaluasi Kinerja Kepala Dinas Pembedayaan Masyarakat dan Desa.

Aksi yang dilakukan dengan berorasi juga meneriakkan kritikan Copot TA Pendampingan Kabupaten yang sejak 2015 tidak pernah monitoring ke Pulau terluar Kabupqten Pangkep.

“Kami menolak Pendamping Desa luar kecamatan yang tidak paham dengan Karakteristik Dan Demokgrafi Kepulauan,” terang Junaedi dalam orasinya.

Pengunjuk rasapun meminta agar me erapkan Permendes No. 3 Tahun 2015 Tentang Pendampingan Desa.

Ini tuntutan pengunjuk rasa;

1. Menolak pendamping desa dari luar Kecamatan yang tidak paham dengan karakteristik dan demografi Kepulauan.

2. Mendesak kepada tenaga ahli provinsi Sul-sel untuk lebih selektif dalam rekuitmen calon pendamping desa.

3. Meminta kepada pihak terkait untuk melakukan perekrutan khusus untuk pendampingan desa di Wilayah Kepulauan Kab. Pangkep.

Aksi mahasiswa ini diterimah oleh Drs. Sentot Irawan, D, MSi, pejabat Sekertaris Dinas Pemberdayaan Masyarakatnya dan Desa Sulsel yang menjelaskan aspirasi pengunjuk rasa akan disampaikan kepada Kepala Dinas dan Satker.

“Saat ini Kepala Dinas sedang ada Dinas Luar Kota (Bali),” tutur Sentot kepada mahasiswa. (*)

loading...