Unjuk Rasa Ratusan Mahasiswa UNHAS: “Runtuhkan Rezim Anti Demokrasi”

oleh -393 views

MAKASSAR– Seperti halnya dengan gerakan mahasiswa se Indonesia yang terus bergerak dengan unjuk rasa, Senin (23/9), sekitar 150 mahasiswa UNHAS berunjuk rasa di depan Pintu satu UNHAS, Jalan Perintis Kemerdekaan.

Mahasiswa uang menggunakan jas almamater merah ini menhatasnamakan diri Federasi Mahasiswa Unhas yang dikoordinatori Ikram selaku korlap.

Aksi orasi bergantian ini dengan tegas menolak Revisi UU KPK dan Percepat Pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.

Bahkan mahasiswa mengkritik keras pemerintah dengan bentangan spanduk yang bertuliskan “Tumbangkan rezim anti demokrasi’.

Selain itu Ikram nuga membacakan sejumlah tuntutan. Yakni:

1.Petani berlahan kecil atau buruh tani yang berhadap-hadapan dengan tengkulak, majikan penghisap dan korporat besar akan semakin dikerdilkan dgn RUU pertanahan yang membenarkan proses pengalih fungsi lahan

2.RUU pencegahan kekerasan seksual menyediakan mekanisme yang lebih adil bg perempuan yang mngalami kekerasan seksual dlm penegakan hukum akan tetapi RUU tsb ditunda

3.RUU Ketenagakerjaan merugikan buruh yg berhadapan dengan arus investasi akan terancam jaminan dan kepastian kerjanya

4.Koruptor semakin bebas melahap anggaran negara untuk kepentingan umum demi perut mereka karena RUU KPK dan pelemahan institusi KPK yg semakin memundurkan penegakan korupsi .

Massa aksi dalam meluapkan kekecewaan terhadap pemerintah dan DPR RI. membakar ban bekas dan menutup sebagian jalan yang mengakibatkan arus lalulintas menjadi macet. (wisnu)

loading...
loading...