Unjuk Rasa Susulan Wartawan, Minta Polisi Penganiaya, Kapolres dan Kapolda Dipecat

oleh -352 views

IMG_20141114_154448Makassar– Aksi unjuk rasa wartawan yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makasssar hari ini, Jumat (14/11/2014), kembali dilanjutkan terkait penganiayaan wartawan yang meliput di Kampus UNM Kamis 13 November 2014.

Dalam orasinya Sekertaris AJI Makassar, Ridwan Marsuki dalam orasinya mengutuk keras tindakan kepolisian terhadap jurnalis yang tengah menjalankan tugas.

“Tugas utama Kapolda Sulsel dan Kapolrestabes Makassar adalah menangkap anggota yang terlibat pemukulan dan menyeret ke meja peradilan,” ucap Ridwan membacakan tuntutan wartawan.

Menurutnya kasus penganiayaan ini harus dituntaskan dan tak ada keberpihakan terhadap aparat yang menangani kasus ini. Bahkan demonstran mendesak Kapolri segera mencopot Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Anton Setiadji dan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Very Abraham.

Aksi inipun diwarnai dengan membentangkan spanduk yang bertulis 1. Gemar belajar jadi terpelajar gemar memukul jadi Brimob. 2. Brimob sama dengan kejamnya Geng Motor. 3. Pecat polisi Brutal. 4.Serang kampus pukul wartawan musuh peradaban. 5. Seret pelaku Gunakan UU Pers dan KUHP. 6. Pendidikan HAM Kepolisian Gagal. 7. Kenyataan harus dikabarkan bukan dikaburkan. 8.Stop Brimob Anarkis dan Reformasi Polri Bull Shit . (syam)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.