Unjukrasa Pertanyakan Kasus Korupsi, Staf Kejati Malah Ricu dengan Pengunjuk rasa

oleh -149 views

IMG_20150727_231301Makassar– Belasan Staf Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar terpancing emosinya menangani mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Celebes Law And Transparency. Adu jotos, saling gertak dan kericuhan pun terjadi di depan pintu utama Kejati, Senin (27/7) sekitar. Pukul 12 : 30 Wita.

Mahasiswa yang berjumlah kurang lebih dua puluh orang, memaksa masuk kedalam halaman kantor Kejati dan berhasil menduduki Kejati dengan cara menaikkan kendaraan roda empat jenis Pick Up di depan pintu utama. Hal itu dilakukan atas sikap Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Suhardi tidak kunjung turun menemui para pengunjuk rasa sesuai dengan keinginan mereka.

Faktor dilakukannya aksi tersebut tidak lain mempertanyakan salah satu kasus korupsi yang saat ini ditangani pihak Kejati. Didepan pintu utama, adu jotos, saling gertak, dan kericuhan pun tak terhindarkan sesaat setelah pengunjuk rasa menyampaikan orasinya.

Kericuhan itu diawali ketika salah seorang staf Kejati tidak terima jika mahasiswa berorasi di depan pintu utama dan menunjuk-nunjuk mahasiswa. Faktor lainnya yang tidak mampu membendung emosi staf Kejati lantaran Mahasiswa membawa bahan bakar bensin setengah botol minuman sprite ukuran besar.

Disangkanya, kantor Kejati mau dibakar sehingga bensin tersebut lansung diamankan. Melihat bensin milik mahasiswa diamankan, mereka pun lansung memberontak dan meminta bensinnya dikembalikan. “Woii, bensin ku itu, sini, tidak ku bakarji kantor mu, kasika, punyaku itu,” teriak Koordinator Lapangan Aksi,
Muh Sahban Munawir yang dirangkul jaksa lainnya.

Ketika itu pula, rekan mahasiswa lainnya berusaha mengamankan Sahban hingga aksi saling dorong kembali terjadi. Staf Kejati yang berada dilantai atas satu persatu berdatangan dan berusaha melawan. Namun, beruntung insiden itu tidak berlanjut lama dan dapat dikendalikan setelah salah satu petinggi Kejati turun melakukan mediasi terhadap para pengunjuk rasa.

Petinggi Kejati yang memakai kemeja tanpa pakai dinas tersebut mengatakan, pihaknya akan mengusut kasus korupsi yang dikawal para mahasiswa dan saat ini dalam proses tindak lanjut. “Saya berjanji akan mengusut kasus ini, sekarang dalam proses jadi sabar, kami dari Kejati akan menaganinya, jadi saya harapkan sama rekan-rekan beri kami waktu dan pulanglah dengan aman,” singkatnya memediasi mahasiswa.

Atas jawaban pihak Kejati yang tidak dihadiri oleh Kajati Sulsel, Suhardi karena sedang ada di Jakarta, para mahasiswa pun saling bersalaman dan saling bermaafan atas insiden itu.

“Biasa ji itu, cuma teman-teman tadi tidak sempat terima atas sikap pihak kejati tapi semuanya sudah aman, tidak adaji catatan kami dari kejadian ini, sudah selesai mi, tapi kami akan datang lagi nanti berorasi jika kasus yang kami tuntut tidak diselesaikan,” teriak Korlap Celebes Law, Sahban Munawir.

(Tejo)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.