Wacana Pemberangkatan Aktivis Keluar Negeri Dikecam SIMAK

oleh -258 views

IMG_20141125_072627Makassar– Pergerakan aktivis kemahasiswaan yang getoil melawan kebijakan pemerintahan Jokowi-JK menaikkan harga BBM terus digelontorkan mahasiswa Sulselbar.

Sebeb itu tersiar kabar, jika sejumlah aktivis telah dirangkul, bahkan wacanya akan dibawa keluiar negeri. Tentunya ini akan membuat aktivis tulen menolak.

Seperti halnya Simpul Mahasiswa Anti Korupsi (SIMAK), mengecam jika ada mahasiswa yang notabenenya aktivis lapangan bakal ikut plesiran keluar negeri bersama antek-antek pemerintahan.

“Adanya wacana beberapa Aktivis yang akan diberangkatkan keluar negeri itu salah satu indikasi yang akan mencederai gerakan kawan-kawan Aktivis se Sulselbar,” ucap Ketua Umum SIMAK, A. Tamrin, via relesnya, Selasa (25/11/2014).

Lebih jauh Ketua SIMAK Sulselbar yang akrab disapa Allink menjelaskan, tindakan atau gerakan aktivis dilapangan itu murni, betul-betul hati nurani dengan sadar akan keresahan tentang dikeluarkan kebijakan oleh pemimpin negara Jokowi-Jk dengan kenaikan harga bahan bakar minyak.

“Ketika ada pengklaiman dengan gerakan yang dilakukan oleh Aktivis Sulselbar itu bagian dari penjual gerakan yang hanya berada pada kepentingan kelompok dan invidualistik,” tambah Am Tamrin.

Dijelaskan, itupun kalau ada statemen yang dilontarkan oleh beberapa aktivis mengenai wacana atau isu akan diberangkatkan keluar negeri itu bukan Aktivis murni dan tidak dibesarkan dari gerakan parlemen jalanan dan tidak mengkaji baik-baik tentang problem Sosial bangsa ini yang akan dihadapi ke depan.

“Itu bagian dari Aktivis yang sukanya jual diri dimana-mana. Bahkan lembaga di jadikan Ajang proyek untuk kepentingan kehidupannya. dengan gerakan seperti itulah sehingga apa yang membuat dia bisa bertahan hidup. Dan bisa jadi Ada sekelompok aktivis Abal-Abal mengambil sebuah gerakan 86 (cari duit) dari gerakan 30 SPBU,” ungkapnya dengan tegas.

Allink juga mengingatkan pada aktivis kemahasiswaa bahwa siapapun yang akan ikut keluarnegeri akan merusak Gerakan mahasiswa yang selama ini berjuang demi kepentingan Rakyat indonesia.

” Kalian pencoleng, Jangan Jual Gerakan kami, jangan klaim kami, ini masa kami, dan ini Gerakan Kami, bukan gerakan yang sengaja dinina bobokan dengan gayamu yang apatis dan ortodoks,” Ungkap A. Tamrin . Aktivis SIMAAK Sulselbar. (Zul)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.