Waduh, nama lembaga kepolisian dicatut dalam berita acara penitipan ranmor UPTD Samsat Makassar

oleh -323 views

PhotoGrid_1450149831333Makassar– Terkesan aneh, kata sejumlah warga dan pengamat hukum terkait dengan terbitnya Berita acara penitipan surat-surat kendaraan yang dikeluarkan samsat Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Makassar.Berita acara inipun terbit, akibat dilakukannya operasi dari rumah ke rumah UPTD Samsat Makassar, dengan memberi sehelai surat berita. Acara kendaraan bermotor (ranmor) yang menunggak.

Hal inipun menuai kontra bagi masyarakat pengguna kendaraan bermotor (ranmor) maupun pengamat hukum yang ada di Kota Makassar. dalam kop surat yang ditengarai ytak resmi ini, mencatut nama lembaga kepolisian tanpa ada lambang maupun lebel kepolisian.

“Kalau kita melihat isi surat ini memang terkesan aneh, dan ini jelas gaya pencatutan nama kepolisian untuk bisa memaksa rakyat untuk membayar tunggakan pajak ranmor,” jelas Pengamat Transportasi, Subair, SH, Selasa ((15/14).

menurutnya, dalam berita acara penitipan tersebut para penunggak pajak ranmor ditindak berdasar Perda No.10 Tahun 2010 tentang pajak daerah, sehingga diterbitkanlah tilang ala dispenda Sulsel dengan Berita Acara Penitipan Surat-Surat Kendaraan.

Sementara dalam surat berita acara yang aneh menurut sejumlah pengamat, selain menggunakan nama kepolisian secara ilegal, tak nampak pula satupun tandatangan aparat kepolisian yang seharusnya penindak hukum.

“Kok surat itu hanya ditandatangani oleh Kasi Penagihan dfan Penerimaan, H. Makmur Majid, S.Sos dan tandatangan pemilik ranmor yang dianggap pelanggar (tak bayar pajak).

Surat penitipan inipun pemilik ranmor diperintahkan menghadap di Kantor UPTD Samsat Makassar, maksimal 1 minggu dari tanggal dibuatnya berita acara penitipan ini untuk menyelesaikan tunggakan pajak.

Bahkan penunggak pajak yang terjaring operasi inipun bakal berhadapan dengan salah satu pegawai honorer UPTD Samsat Makassar.

Laporan: Adi

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.