Wajib pajak ranmor keluhkan pelayanan pergantian STNK di samsat Enrekang

oleh -300 views

Indotimnews– Pasca pemberlakuan Peraturan Pemerintah (PP) No.60 Tahun 2016, pelayanan Samsat Enrekang mulai dikeluhkan.

Sejumlah wajib pajak kendaraan bermotor (ranmor), mengeluh, akibat penerapan kebijakan manajemen kantor tersebut, yang tak memuluskan pelayanan prima untuk pergantian STNK 5 tahun.

H. Ramli, salahsatu wajib pajak ranmor yang bermukin di wilayah Banti, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, kecewa, saat hendak melakukan proses pengurusan pergantian STNK.

“Kami butuh kejelasan pihak kepolisian dalam proses pelayanan prima yang selama ini ditarapkan.Masa hanya pergantian STNK, harus membawa BPKB asli. Sementara motor kami masih dalam proses cicilan,” ungkap watga Enrekang ini, Senin (13/2/17).

Lain halnya dengan pengakuan Rahman, wajib pajak ranmor roda empat (mobil), juga kesal dengan proses pelayanan pergantian STNK di Samsat Enrekang.

“Saya pak jauh jauh dari Makassar, hendak melakukan proses pergantian STNK dan hanya membawa Copi BPKB serta kelengkapan lainnya, harus ditolak,” cetus Rahman.

Sementara itu, 23 Kantor Samsat yang ada di lingkup Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sulsel, sepakat menjalankan pelayanan prima.

Demikian halnya, pada proses pergantian STNK 5 tahun, hampir seluruh Kantor Samsat tidak memberatkan pelayanan dengan dalin harus menghadirkan BPkB asli.

Kanit Regident Samsat Enrekan, Iptu Rusdi Yunus, yang berupaya dikonfirmasi via telepon selularnya, belum bisa dihubungi.

Laporan: Tim

loading...
loading...