Wakil Walikota : SKPD Harus Biasakan Tertib Administratif Pengelolaan Keuangan

oleh -225 views

20141014_21_14_14-1-1Makassar,– Wakil walikota Makassar Syamsu Rizal MI memerintahkan  dua Satuan Kerja Perangkat Daerah untuk segera membenahi administrasi pengelolaan keuangan terkait Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat Provinsi Sulsel yang merkomendasikan dua SKPD yakni Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan dalam pengelolaan dana Komite Sekolah serta Program Kesehatan gratis di tahun anggaran 2013 lalu.

Beberapa hasil audit intern yang dilakukan inspektorat Provinsi masih menemukan beberapa koreksi atas penatalaksanaan dua item yang juga melekat pada kegiatan dua dinas tersebut.

Perbaikan laporan keuangan itu akan menghindarkan kedua SKPD terkait dari resiko adminiatratif dan tentu saja resiko hukum nantinya.

” Banyak yang belum terevaluasi dari koreksi-koreksi  hasil audit inspektorat yang lalu sehingga kesalahan menjadi berulang. Saya memberi batas waktu hingga hari Kamis (16/10) bagi Dinas untuk memperbaiki laporan pengelolaan keuangan untuk dilaporkan kembali ke inspektorat Provinsi,” ujar Syamsu Risal usai memimpin rapat tindak lanjut hasil audit Inspektorat Provinsi, Selasa (14/10/2014) di ruang kerjanya.

Rapat tindak lanjut hasil audit diikuti kepala dinas Pendidikan Kota, Mahmud BM, kepala dinas Kesehatan Kota, Naisyah Tun Asikin, kepala RSUD Daya serta beberapa staf Inspektorat kota dan bagian Hukum Sekkot Makassar.

Beberapa item yang menjadi rekomendasi Inspektorat Provinsi dalam pemeriksaan pelaksanaan kesehatan gratis di RSUD Daya diantaranya pengembalian sisa dana kesehatan gratis TA 2013 yang mencapai Rp.732 juta lebih yang belum dikembalikan ke kas daerah.

Sedang jumlah klaim pelayanan kesehatan gratis di RSUD Daya yang mencapai Rp.639,5 juta lebih yang belum terbayar serta pelaporan pengelolaan keuangan yang terlambat dilakukan.

Tetkait hal tersebut, Dinas menyatakan akan segera membenahi pelaporan pengelolaan keuangan untuk menjawab koreksi audit Provinsi Sulsel.  Syamsu Risal juga menyatakan hasil audit itu akan menjadi acuan bagi Pemkot untuk memperketat sistem tertib administratif dalam pengelolaan keuangan dan terutama dalam pelaporannya.

“Inspektorat masih membuka kesempatan untuk membenahi, ini juga membukakan jalan bagi Dinas untuk memperketat sistem pengelolaan keuangan supaya lebih tertib administratif,” kata Ical.(sak)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.