Walah, Cetak STNK Ranmor Baru Samsat Jeneponto Kenakan “Biaya”, Kapolres pun Menampik

oleh -276 views

20141120_18_42_32-1Makassar– Sejumlah pengurus kendaraan bermotor (ranmor)baru (dialer), dihadapkan pada kendala cetak STNK.

Kendala yang dimaksud menurut para pengurus dialer itu, adanya kebijakan Samsat Jeneponto, yang mengharuskan setiap ranmor baru harus melakukan pembayaran.

“Setelah pemberkasan selesai dilakukan dan siap dilakukan cetak STNK, setiap unit harus membayar Rp200 ribu,” ucap slahseorang pengurus dialer, yang enggan disebutkan namanya, Kamis sore (20/11/2014).

Hal itupun dibenarkan pengurus dialer lainnya. Akhirnya sejumlah berkas kendaraan baru di kantor ini sementara tertahan. alasanya, pengurus dialer tersebut enggan melakukan pembayaran.

“Biarkan aja berkasnya tinggal di sana. Karena kami tidak mungkin mau melakukan pembeyaran yang tak jelas aturannya,” tambah pengurus dialer lainnya.

Para pengurus inipun berharap, agar pemilik kendaraan baru datang langsung ke Kantor Samsat Jeneponto untuk bisa mengambuil STNK masing-masing.

Nah, Kepala Unit Registrasi dan Identifikasi (Kanit Regident) Samsat Jeneponto, Iptu Pol. Hanafi yang berupaya dikonfirmasi via telepon selularnya, enggan memberi komentar

Di tempat terpisah, Kapolres Jeneponto, AKBP. Joko, saat dimintai komentar menampik tudingan tersebut. Karena itu, ia berharap pemilik kendaraan langsung ke samsat tanpa melalui pengurus.

“Tidak ada itu mas. Hati-hati penipuan dan calo. Silahkan datang langsusng mengurus surat-surat ranmor barunya,” tinpal Kapolres Jeneponto, via sms telepon selular. (Zul)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.