Walikota : Kerukunan Beragama Harus DiPelihara

oleh -479 views

20141010_00_13_55-1-1Makassar– Walikota Makassar Moh. Ramdhan (Danny) Pomanto mengimbau kepada semua warga Makassar untuk senantiasa menjaga kerukunan beragama.

Imbauan ini dismpaikannya di tiga tempat kegiatan keagamaan yakni, saat membuka Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Gereja Kristen Maranatha Indonesia (GKMI) di hotel Clarion, Pertemuan dengan tokoh masyarakat sekaligus Pimpinan Cabang Muhammadiyah Manggala, H. Lala Rasang di Antang dan terakhir saat peresmian dan penandatangan prasasti gedung suci di Pura Girinatha, belum lama ini. . “Mari semua jaga toleransi dan kerukunan beragama demi Makassarta yang damai,”harap walikota. Melanjutkan visi pak Ilham yaitu Makassar menuju kota dunia berlandaskan kearifan lokal. Visi saya yakni mewujudkan kota dunia, yang nyaman untuk semua. Danny menjelaskan bahwa kata “Semua” pada visinya itu merupakan kata yng sangat sederhana namun memiliki makna yang cukup luas. Menurutnya, kata sederhana tersebut bisa bermakna tanpa batas. Bisa dimaknai nyaman untuk semua etnik, nyaman untuk semua suku dan nyaman untuk semua agama, mulai dari ujung lorong sampai gedung tinggi yang ada. Hibauan ini mendapat apresiasi beragam masing-masing tokoh agama yang disambanginya. Jemaat GKMI mengaku bangga dan bersyukur atas perhatian Danny terhadap agama-agama yang ada. Semetara tokoh Islam Muhammadiyah, H. Lala Rasang di lokasi dan kegiatan berbeda juga menyambut baik imbauan Danny yang hari ini tepat menjabat lima bulan sebagai wali kota Makassar. “Betul kata pak Wali, memang sebagai ummat beragama ada baiknya kita senantiasa menjaga toleransi dan saling menghormati satu sama lain. Kalau ada masalah, kita selesaikan dengan dialog”, ucap H. Lala saat Danny bertandang di kediamannya. Di tempat ini Danny menyempatkan diri shalat magrib berjamaah di mesjid terdekat sebelum melanjutkan perjalanan ke Pura Girinatha. Tampak camat Manggala, Anshar Umar beserta lurah-lurah setempat ikut mendampinginya. Hadir juga anggota legislatif Makassar dari partai Nasdem,Supratman.Sementara itu, di Pura tempat suci agama Hindu yang terletak di Jalan Perintis ini, salah seorang tokoh Hindu, Nyoman Suparta menyampaikaan bahwa. Himbauan jaga toleransi dari wali kota adalah hal yang luar biasa.”Salah satu alasan terbangunnya Pura ini adalah tentu karena sikap toleransi dan saling menghargai semua pemeluk Agama”, ucapnya. Danny yang masih mengenakan pakaian dinas (keki) lengkap terlihat juga dipakaikan Udeng/ Destar (Peci Bali) dan dibalut sarung khas Bali serta karangan bunga yang dikalungkan di lehernya sebagai penghargaan. Suguhan tari-tarian Bali dan musik gamelan yang dimainkan umat hindu setempat juga menjadi suguhan kehormatan bagi wali kota dengan slogan dua kali tambah baik ini. Presmian Gedung Suci Giri Natha ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dilakukan Danny bertepatan dengan gerhana bulan.(sak/rival)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.