Walikota Makassar: Bekerjalah Agar dirasakan Langsung Masyarakat

oleh -218 views

images(31)-1-1Makassar– Kelurahan Parangtambung, Kecamatan Parangtambung, menerima kunjungan tim penilai untuk program P2WKSS Prov Sulsel 2014.

Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, melalui program terpadu Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) dapat
meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“P2WKSS adalah program peningkatan peran perempuan yang mempergunakan pola pendekatan lintas bidang pembangunan sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” kata Danny saat memberikan sambutan, Kamis (25/9).

Dia berharap, program P2WKSS ini mampu membangun suasana kelurahan yang sehat dan sejahtera melalui sentuhan tangan-tangan perempuan.

Pembinaan terhadap keluarga yang masuk dalam program P2WKSS, diharapkan
dapat terus berlanjut jangan sampai berhenti sebatas penilaian saja, tapi dapat terus berlanjut.

“Melalui kegiatan P2WKSS kita tingkatkan kualitas hidup masyarakat serta memotori program Makassarta’ tidak rantasa,” lanjutnya.

Kelurahan parang tambung ditetapkan sebagai lokasi tahun ini, atas perimbangan bahwa lokasi ini merupakan wilayah dengan karakteristik penduduk yang memiliki tingkat partisipasi yang cukup tinggi, selain itu sinergitas yang baik antara aparat pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, serta masyarakat yang baik.

“Meskipun latar belakang ekonomi sebagian besar masyarakat pada level menengah ke bawah, namun akseptabilitas dan peran aktif dari warga terhadap berbagai kegiatan pembangunan dikelurahan cukup baik,” tambah Danny.

“Saya ingatkan kepada semua pihak, supaya bekerja tidak hanya mengejar target predikat juara, namun bekerja untuk manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu Kepala Dinas Badan Pemberdayaan Masyarakat, Kota Makassar, Irwan Bangsawan, mengungkapkan dalam pelaksanaan program ini telah melakukan pembinaan pada 100 KK yg dibina selama 3 bulan terakhir untuk membenahi rumahnya, baik dari segi fisik bangunan dan juga terkait kesadaran akan pentingnya kebersihan, kesehatan ibu dan anak, dan berbagai poin lainnya.

“Bentuk pembinaan mencapai 32 paket, dan untuk pembangunan fisik disesuai dengan kebutuhan, apakah berupa cat, atau papan, dan balok,” ujarnya.

Hal senada pun diungkapkan oleh Lurah Parangtambung, Yudistira E Nugrahah yang menjadi juru kunci dalam mengoptimalkan partisipasi masyarakat, dan dibantuk oleh berbagai SKPD terkait lainnya.

“Kelurahan Parangtambung merupakan salah satu dari 10 kelurahan yang ada dikecamatan tamalate, dengan jumlah penduduk perempuan mencapai 50 persen dari total penduduk yang ada dikelurahan,” ujarnya.

Jumlah penduduk perempuan yang mencapai 15 ribu, harus diberi kesempatan untuk mengembangkan potensinya karena potensi perempuan merupakan asset yang harus dapat dikembangkan untuk pembangunan,” tambahnya

Ditempat yang sama, Ketua Tim penilai P2WKSS Sulsel, Andi Nurlina menyampaikan maksud kedatangan tim untuk melihat secara langsung, setelah menerima laporan dari kelurahan.

Penilaian saat ini merupakan tahapan kedua, setelah Kelurahan Parangtambung mewakili Makassar telah lolos masuk dalam predikat enam besar se Sulsel, bersaing dengan seluruh kabupatan kota se Sulsel.(sak)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.