Walikota Respon Permintaan Magang Pendidikan dan Pelartihan Kerja ke Jepang

oleh -511 views

IMG_20140808_002243-2Makassar– Wali kota Makassar, Danny Pomanto meberi respon positif pimpinan lembaga pendidikan dan pelatihan kerja Jepang yang meminta bantuan Pemerintah Kota Makassar untuk mengirim tenaga perawat Makassar magang di Jepang.

Hal ini ia ungkapkan saat menerima kunjungan rombongan pendidikan dan pelatihan kerja Jepang di ruang kerjanya,Rabu (6/8) kemarin

Danny menguraikan dengan adanya permintaan Jepang yang membutuhkan tenaga perawat Makassar ini menurut dia merupakan peluang besar yang harus segera ditindak lanjuti.

Ia berjanji akan segera mendirikan training centre sebagai pusat pelatihan bahasa Jepang guna mendukung rencana tersebut.

“Kami sangat merespon serta mengapresiasi baik keinginan Jepang yang menginginkan tenaga kerja dari Makassar khususnya perawat untuk dikirim ke Jepang sebab hal ini sejalan dengan program yang tengah kami canangkan yakni mendirikan training centre bagi pemuda atau ibu-ibu yang potensi penganggurannya besar,”katanya

Lebih lanjut Dany mengatakan kalau pemerintah Kota Makassar juga akan buka pusat pelatihan bahasa Jepang dan bahasa lainnya untuk mensupport program ini,Dia mengaku jika memang tengah mengembangkan system pemerintahan terbuka dan saat ini telah menjalin banyak kerja sama dengan luar negeri. Untuk itu, Pemkot akan segera mempererat hubungan kerja sama dengan pihak Jepang dalam bentuk MoU dan akan ditindak lanjuti dalam bentuk kerjasama hingga menjadikan Tokyo sebagai sister city.

Sementara itu, Direktur Hiro Jepang Shoji Harada mengatakan bahwa saat ini Jepang membutuhkan 300 hingga 400 ribu tenaga perawat. Sebelumnya, pihaknya telah melakukan hal serupa dengan Cina dan telah sukses berjalan selama empat tahun. Saat ini, pihaknya juga mencoba melakukan hal yang sama di Indonesia dan memilih Makassar sebagai kota pertama yang akan diajak kerja sama.

“Saya sudah membaca program Pemerintah Kota Makassar dan saya menganggap apa yang tengah diprogramkan saat ini sangat relevan dengan program kami.

Untuk itu kami memilih Makassar dan berharap kota ini bisa menjadi pilot project kota-kota di Indonesia”, ungkapnya dalam bahasa Jepang.

Selain meningkatkan taraf hidup perawat Makassar setelah magang di Jepang, Harada juga mengatakan bahwa baik Tokyo maupun Makassar bisa saling bertukar informasi dan berbagi tekhnologi. Contoh kecil menurut Harada yakni persoalan kemacetan di Makassar. Terkait hal tersebut, pihaknya akan memberikan moda transportasi umum berupa bus untuk diberikan ke Pemkot Makassar dalam bentuk bantuan sosial. Harada mengatakan masih banyak lagi bentuk kerja sama yang akan ditawarkan, seperti kerjasama dalam bentuk kontruksi, persampahan dan pengolahan air bersih.

Menindak lanjuti hal tersebut, President dan CO IGC Jepang yang turut beserta rombongan menyampaikan undangan kunjungan kepada Danny ke Tokyo bulan Oktober mendatang guna melihat kondisi dan setiap kegiatan yang mereka lakukan di Tokyo.(sak)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.