Warga di Balik Papan Dihantui Banjir dan Longsor

oleh -228 views

images(42)Indotimnews.com– Usai longsor melanda kawasan Gunung Polisi, Gang Arjuna 1 RT 57 No 43, Balikpapan Barat, pada Jumat (23/1) lalu, musibah serupa kembali terjadi. Kemarin (3/2) pagi, tanah longsor mengambrukkan tembok di Perumahan Regency Mulia RT 27, Stalkuda, Balikpapan Selatan. Meski tak ada korban jiwa, longsoran tanah menutup akses jalan di perumahan tersebut. Tak ada satu pun warga setempat yang mengetahui kronologi kejadian longsor.

Sebab, saat kejadian, kondisi dalam keadaan gerimis. Menurut keterangan sejumlah warga, tembok tiba-tiba ambruk begitu saja diikuti longsoran tanah. Bahkan, sebelumnya tidak ada tanda-tanda keretakan ataupun hal lain pemicu terjadinya longsor di perumahan yang baru dibangun empat tahun lalu tersebut.

“Tapi karena curah hujan tinggi belakangan ini,” tutur Lurah Damai Bahagia, Mohammad Ali Lestaluhu. “Menurut kesepakatan, rencananya pemilik lahan yang akan memperbaiki kerusakan,” tambahnya.

Hujan yang terjadi sejak dini hari kemarin juga mengakibatkan kawasan di Jalan Beller, RT 39 Kelurahan Damai, Balikpapan Selatan, terendam. Kondisi ini menyulitkan mobilitas masyarakat. Sampai Selasa sore, kondisi daerah ini masih tergenang.

Terpisah, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan Ambo Dai mengimbau masyarakat untuk selalu waspada.

Pasalnya, curah hujan di Balikpapan diprediksi masih tinggi hingga tiga bulan ke depan. Sehingga, baik banjir maupun tanah longsor masih menghantui Kota Minyak. Terlebih bagi daerah di kawasan Gunung Polisi, Gunung Bugis Kelurahan Baru Ulu Balikpapan Barat, Prapatan Balikpapan Kota, Martadinata Balikpapan Tengah, dan kawasan Jalan Soekarno-Hatta Balikpapan Utara. Keempat daerah tersebut, wajib siaga untuk mengantisipasi terjadinya longsor ataupun banjir.

“Terlebih bagi warga yang membangun di lokasi dengan kemiringan sudut 45 derajat,” ujarnya. Untuk meminimalkan korban jiwa, bagi warga yang mendapat tanda bencana alam seperti adanya keretakan di dalam maupun luar rumah bisa segera menghubungi BPBD Balikpapan. Hal ini supaya mendapat respons cepat. (kaltimpost)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.