Warga Jeneponto Keluhkan Indikasi Pungutan Cetak STNK Di Luar PNBP

oleh -122 views

images(1)Indotimnews.com– Sejumlah wajib pajak kendaraan bermotor (ranmor) di wilayah Kabupaten Jeneponto mengeluhkan pelayanan Kantor Samsat daerah tersebut.

Pasalnya, ada dugaan pungutan di luar aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Nilainyapun dianggap teramat memberatkan bagi pemilik ranmor. Bajkan kebijakan inipun kerap menjadi kendala bagi pemilik ranmor yang akan melakukan kewajibannya debagai wajib pajak.

“Saya juga heran pak dengan penerapan aturan di kantor itu. Yang kami tau nilai yang harus terbayarkan sudah tercantum di notis pajak,” papar Daeng Ngalle, warga Kota Jeneponto, ketika dimintai komentar, Selasa, (5/5/2015).

Dikatakan, ia berharap Kapolres Jeneponto bisa lebih bijak untuk tidak memberlakukan aturan di luar PNBP tersebut, agar tidak menimbulkan berbagai pemikiran negatif di tengah warga daerah tersebut.

Sementara itu, sejumlah karyawan dialer ranmor baru, ikut memperbincangkan adanya pungutan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau plat DD.

Sejumlah sumber mengakui, adanya dugaan pungutan TNKB per unit tiap ranmor baru. Baik roda dua, tiga dan empat. (Bersambung) (Tim)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.