Wawali Tekankan Koperasi Lorong Harus Ditumbuhkan

oleh -281 views

IMG_20140910_023418-1Wawali Tekankan Koperasi Lorong
Harus Ditumbuhkan

Makassar– Guna lebih memantapkan pergerakan koperasi di Kota Makassar, pemerintah kota (pemkot) Makassar mendorong revolusi perkoperasian.
Wakil Wali (Wawali) Kota Makassar, Syamsu Rizal MI, menekankan kepada dinas koperasi dan UMKM kota Makassar untuk melakukan revolusi perkoperasian.

Hal ini disampaikan Deng Ical sapaan Syamsu Rizal, saat membuka acara “peningkatan pengawasan bagi pengawas koperasi di Hotel Grand Pacifik, Jl. Gunung Latimojong. Hadir pula Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Gani Sirman, pemateri, Muh Batri (Dinas Koperasi dan UMKM Prov. Sulsel), Azis Bennu (Kepala Balai Diklat Koperasi dan UMKM Prov. Sulsel),

Kamaruddin (praktisi), Ratna Sari (praktisi) dan peserta pelatihan sebanyak 50 orang.
Menurut Deng Ical, kontribusi UMKM dalam pengentasan kemiskinan sangat besar. Pada tahun 1997, dimasa krisis ekonomi, UMKM menjadi entitas perekonomian yang sangat berperan.

“Untuk mewujudkan kemandirian ekonomi rakyat, dibutuhkan revolusi perkoperasian di Makassar,” kata Ketua PMI Kota Makassar dalam sambutannya.
Revolusi perkoperasian tersebut dilakukan untuk membangun ekonomi rakyat. Yang menjadi sasaran utama dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang merata dan berkeadilan.
Salah satu perangkat organisasi koperasi yang berperan dalam manajemen koperasi adalah pengawas.
“Sehingga pengawas koperasi memegang peranan penting dalam kegiatan usaha yang dikelola oleh koperasi,” katanya.

Mantan Anggota DPRD Sulsel ini juga menekankan agar dinas koperasi untuk melakukan pendampingan membina usaha-usaha yang ada di lorong-lorong.

“Agar industri-industri lorong, seperti home industri (rumah industri) bisa berkembang,” ujarnya.

Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar, Farah Tenriawaru, menyampaikan saat ini ada 1.500 koperasi.

Jumlah itu diharapkan bisa bertambah keseluruh masyarakat.
“Syarat untuk pembentukan koperasi minimal 25 orang. Bisa dari kelompok PKL (pedagang ang kaki lima). $ Koperasi ini penting sebagai badan hukum untuk memudahkan mendapatkan biaya usaha dari perbankan dan pembiayaan lainnya,” ujarnya.

Sebagaimana visi misi wali kota dan wakil wali kota Makassar, tata lorong bangun kota dunia, dinas koperasi aktif melakukan pembinaan, pelatihan, kesektor lorong untuk menciptakan kesejahteraan.

“Kita fokus ke lorong, karena selama ini mereka tidak kelihatan. Dengan pendampingan untuk membetnuk koperasi, kedepan industri lorong sudah bisa kelihatan,”cetusnya (sak)

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.