YLBH Makassar terkait rumah warga Bulogading: Pengadilan negeri, pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung adalah non executable atau tidak bisa diekskusi

oleh -257 views

IMG_20151121_180616Makassat– Terkait eksekusi tanah warga Bulogading, kuasa hukum warga Bulogading telah melayangkan surat gugatan untuk pihak Pengadilan Negeri (PN) Makassar.

“Kami sudah melayangkan surat gugatan tersebut kemarin, Jumat (20/11), untuk kemudian pihak PN Makassar mempelajarinya,” kata kuasa kuasa hukum warga, Mohammad Maulana saat dikonfirmasi, Sabtu (21/11/2015).

Sekertaris Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Makassar ini menilai Derden verzet dalam perkara No 355/pdt. G/2015 dan no 354/pdt. G/2015 berkaitan dengan orang-orang yang berada dalam lokasi yang akan diekskusi.

Tapi tidak pernah dilibatkan sebagai pihak tergugat dan berkaitan dengan ahli waris yang seharusnya menjadi tergugat, karna pihak tergugat dalam perkara ini telah lama meninggal dunia.

“Tuntutan kami dalam perkara ini bahwa putusan pengadilan negeri (PN) Makassar, pengadilan Tinggi (PT), dan Mahkamah Agung (MA) adalah non executable atau tidak bisa diekskusi,” jelasnya.

Pantauan dilokasi Bulogading, warga Bulogading yang terancam dieksekusi melakukan aksi di Jl Somba Opu Makassar (Bulogading).

Mereka membakar ban bekas dan melakukan aksi kampanye galang solidaritas perlawan kepada warga yang lain.

Diketahui, pihak PN Makassar akan kembali melakukan eksekusi pada Senin (23/11/2015), mendatang, melalui surat jadwal eksekusi yang dikeluarkan pihak PN Makassar beberapa hari yang lalu.

Laporan; Tejo

loading...
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.