Yudha Jaya: Tuntaskan kasus dugaan korupsi Bappeda Kabupaten Bantaeng T.A 2011

oleh -276 views

Indotimnews– Hari momentum peringatan hari anti korupsi sedunia yg jatuh pada tanggal 9 Desember 2016 ini menurut aktivis Penggiat Anti Korupsi Bantaeng, Yudha Jaya, enyimpan tanda tanya besar atas kinerja penegak supremasi hukum di Kabupaten Bantaeng.

“Mengingat banyaknya kasus korupsi yang sudah lama bergulir namun belum tuntas sampai sekarang. Polres Bantaeng salah satu instansi negara yang memiliki kewenangan dalam penyidikan tindak pidana korupsi (tipikor) masih sangat di ragukan kinerjanya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi di bantaeng yg terkesan mandul,” papar Yudha dalam rilisnya yang diterima indotimnews.com, Jumat (9/12).

Dugaan korupsi dana Aspirasi pada SKPD Bappeda Kabupaten antaeng T.A 2011 yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp. 129. 200.000 dari jumlah anggaran Rp. 250.000.000, lanjut Yudha, berdasarkan temuan audit BPKP sul-sel sesuai permintaan penyidik polres bantaeng, kasus ini melibatkan oknum anggota DPRD Bantaeng dan beberapa pejabat di SKPD Bappeda kab. bantaeng. kasus ini sudah bertahun-tahun bergulir di polres bantaeng sejak 2011.

“Kasus korupsi dana hibah Himpunan pelajar mahasiswa bantaeng (HPMB.) T.A 2015 dengan nominal Rp. 50.000.000 yang juga melibatkan mantan ketua umum HPMB ini juga tidak jelas ujung pangkalnya di tangan penyidik polres bantaeng padahal beberapa saksi dan bukti sudah ada di pihak Polres Bantaeng,” ucapnya.

Semoga di hari momentum anti korupsi ini, Yudha berharap Kapolres Bantaeng AKBP. Adip Rojikan yang juga ahli tipikor (mantan kasubdit. III tipikor polda sul-sel) lebih serius menangani kasus korupsi yg ada di polres bantaeng kerna akan menjadi presiden buruk di tubuh Polres Bantaeng , ika ahli tipikor tidak mampu menuntaskan kasus korupsi di Kabupaten Bantaeng.

“Kami para penggiat anti korupsi, berharap tidak ada interpensi politik dalam penangan tindak pidana korupsi di Bantaeng,” harapnya.

Ditekankan, jika kasus ini tidak bisa tuntas sesuai perundang-undangan di polres bantaeng agar kiranya Kapolda Sulsel segara ambil alih kasus tersebut. (*)

loading...
loading...